Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini Selasa (10/11/2020) dibuka menguat ke level 5.424 setelah sebelumnya pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat di level 5.356.
Melansir data RTI, IHSG diawal pra perdagangan naik 68 poin ke level 5.424 atau menguat 1,28 persen. Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, laju IHSG menguat sampai level 5.432.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat saat pembukaan perdagangan awal, indeks ini naik 18 poin atau menguat 2,16 persen menuju level 858.
Terpantau, sebanyak 124 saham menguat, 20 saham melemah dan 61 saham belum ditransaksikan.
Kepala Riset MNC Sekuritas Edwin Sebayang mengatakan, menguatnya laju IHSG pada hari ini karena sentimen positif dari data uji coba Pfizer dan BioNTech yang menunjukkan vaksin Covid-19 produksi mereka lebih dari 90 persen efektif dan membuat Indeks Dow Jones menguat.
"Ini berpotensi mendorong IHSG "mendarat kembali" di level 5.400 Selasa ini," kata Edwin dalam analisanya.
Tak hanya itu kata dia, sentimen positif pendorong penguatan IHSG juga datang dari naiknya EIDO sebesar 3,67 persen serta naiknya harga komoditas seperti minyak, nikel, batubara hingga CPO.
"Sehingga berpotensi mendorong naik saham di bawah komoditas tersebut. Di lain pihak, patut diwaspadai terjadinya aksi jual saham berbasis komoditas emas menyusul tajamnya kejatuhan harga emas semalam sebesar -4,41 persen," ucapnya.
Edwin memperkirakan laju pergerakan IHSG sepanjang hari ini akan berada di level 5.319 hingga 5.405.
Baca Juga: Meski Pandemi, Pasar Modal Indonesia Catat Jumlah IPO Terbanyak se-ASEAN
"Adapun saham-saham yang kami rekomendasikan hari ini adalah BBNI, ANTM, ERAA, SMRA, TINS, JPFA, INCO, TOWR, ADHI dan PGAS," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026