Suara.com - Seiring dengan situasi pandemi Covid-19 saat ini, pada pertengahan Maret 2020, developer ternama nasional, Sinarmas land telah merilis Program Move in Quickly untuk berbagai proyek real estate besutannya di seluruh Indonesia.
Saat ini, program move in quickly sendiri telah memasuki tahap ketiga mulai Oktober 2020 hingga Desember 2020, dimana merupakan tahap terakhir setelah sukses melangsungkan dua tahap mulai Maret hingga September 2020.
Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, Program Move in Quickly Sinarmas Land mencakup berbagai macam tipe properti, mulai dari cluster rumah dijual, lahan kavling, apartemen, unit komersial, hingga properti-properti dalam proyek pengembangan berskala kota mandiri.
Bicara tentang program kemudahan dalam proyek properti berskala kota mandiri, BSD City adalah contoh kawasan yang dimaksud. Bisa dikatakan, Program Move in Quickly yang diluncurkan paling banyak ditemukan dalam kawasan perumahan BSD City.
Sentimen Positif Pencarian Properti
Portal properti global Lamudi.co.id melansir terdapat peningkatan pencarianproperti di BSD city via daring sebesar 25 persen semenjak Program Move in Quickly diluncurkan. Dalam data yang sama, tercatat pula pencarian properti sebanyak 95.324 mulai dari Maret 2020 hingga akhir November 2020.
Adapun puncak pencarian properti di BSD City sendiri terjadi pada November, dengan total sekitar 14 ribu pencarian.
Novriyadi, Head of Property Research Lamudi.co.id mengatakan, meskipun terdapat pasang surut pencarian properti via daring per bulannya, pertumbuhan rata-rata dari pencarian per bulan tergolong sangat tinggi, baik awal tahun sebelum pandemi Covid diberlakukan maupun jika dibandingkan pada periode sama dengan tahun lalu.
Ia berasumsi, peningkatan ini akan terus terjadi hingga akhir Desember 2020 atau hingga periode Program Move in Quickly berakhir.
"Program promo (Move in Quickly) ini dapat dikatakan sebagai solusi tepat dalam mengakomodasi keinginan pencari properti yang ingin tinggal atau beraktivitas di kawasan BSD City. Tidak hanya itu, dampaknya pun dikatakan sangat positif dalam meremajakan sektor jual beli realestate yang cenderung lesu semenjak masa pandemi berlangsung," tambah Novri.
Baca Juga: Yuk Berburu Kuliner khas Canton ala Hotel Santika Premiere ICE BSD City
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa
-
Tren Belanja Parfum Berubah, Pengalaman Mencoba Aroma Kini Jadi Daya Tarik
-
Bukan Sekadar Cantik, Makeup Kini Dituntut Praktis dan Nyaman Dipakai Seharian
-
Tak Ada di KUHAP, Penanganan Kasus Eks Jampidsus Tak Boleh Diberi Perlakuan Istimewa
-
Aroma Persaingan Pileg 2029 Mulai Terasa, Waketum PAN Soroti Keberanian Kaesang Nyaleg di Jateng
-
Viral Kabar Ajudan Febrie Adriansyah Ditembak Orang Misterius, Polisi: Hoaks
-
Jadwal Pasar Murah di Kampar dan 4 Kecamatan Wilayah Pekanbaru
-
Debut Gemilang Mitchell Baker, Cetak Hattrick untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
-
Soal Kasus Eks Jampidsus, Akademisi dan Mahasiswa Kompak Ingatkan Jaga Rasa Keadilan Publik