Suara.com - Bisnis properti terus berkembang meski masih terhadang imbas pandemi Covid-19. Bukan pengusaha kalau kemudian tidak berusaha mensiasati keadaan dan justru membuat ekspansi kreatif sekaligus agresif.
Salah satunya dilakukan oleh PT MNC Land Tbk (KPIG) yang tercatat memiliki koleksi lini hotel, apartemen, lifestyle property, entertainment, residensial dan perkantoran.
Khusus untuk masyarakat yang haus hiburan bernuansa alam dan petualangan, perseroan membangun wisata outbound secara terintegrasi di kawasan yang dikembangkannya.
Contohnya adalah wisata Lido Adventure Park yang terintegrasi dengan Lido Lake Resort by MNC Hotel di Lido, Bogor, Jawa Barat.
General Manager Lido Adventure Park Dadi Mulyadi mengatakan, pihaknya juga menyiapkan berbagai wahana dengan standar keamanan mumpuni sekaligus memacu adrenalin.
"Ini adventure park terbesar di Asia Tenggara. Tersedia berbagai pilihan wahana outbound yang sangat cocok untuk dinikmati bersama keluarga di masa new normal," kata Dadi dalam keterangannya, Rabu (16/12/2020).
Di sini, pengunjung ditantang untuk menikmati flying fox sepanjang 300 meter, high rope, dan kayaking di Danau Lido. Ada pula wahana ketangkasan seperti archery dan shooting target.
Ada pula Lido Suspension Bridge sepanjang 200 meter, 120 meter, dan 110 meter yang instagramable. Keluarga yang bersama si kecil juga bisa seru-seruan dengan mini flying fox, mini high rope dan mengunjungi mini zoo.
Untuk tetap memberikan keamanan dan kenyamanan bagi para pengunjung, Lido Adventure Park telah menerapkan standar protokol kesehatan berdasarkan Cleanliness, Health, Safety, dan Environmental Sustainability (CHSE).
Baca Juga: Waspada Kasus Covid-19 di Musim Dingin, Jepang Bisa Batalkan Promosi Wisata
Kawasan outbound ini bisa ditempuh hanya satu jam dari Jakarta melalui jalan tol Bogor–Ciawi–Sukabumi (Bocimi), dan akan menjadi kawasan outbound terbesar di Asia Tenggara.
Lokasi yang strategis dan kebutuhan masyarakat untuk rehat sejenak dari rutinitas memacu optimisme perseroan kawasan Lido menjadi salah satu pilihan favorit pengunjung, termasuk di momen akhir tahun ini.
Melalui berbagai program pemasaran, MNC Land mengincar wisata outbound beserta portofolio bisnis lainnya turut memacu kinerja keuangan MNC Land yang tercatat membaik di kuartal III 2020.
Bisnis lifestyle property, entertainment, hotel dan perkantoran, turut menyumbang capaian laba di kuartal III-2020 sebesar Rp 186,4 miliar.
Dikutip dari keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) awal Desember lalu, pendapatan KPIG di kuartal yang sama 2020 tercatat sebesar Rp 519,5 miliar.
Adapun total aset perseroan juga kinclong lantaran mengalami peningkatan. Aset MNC Land bertambah menjadi Rp 29,05 triliun dibanding periode yang sama tahun 2019 sebesar Rp 28,57 triliun.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Diskon sampai 50 Persen di Sport Station, Mulai Rp500 Ribuan
- Sunscreen Apa yang Bikin Glowing? Ini 7 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 6 Sunscreen di Alfamart untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
Pilihan
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
-
Prabowo: Hukum Tak Boleh Dipakai untuk Balas Dendam Politik
Terkini
-
MUTU Umumkan Private Placement Rp 29,9 Miliar, Incar Ekspansi Bisnis Karbon
-
Daftar Marketplace yang Bakal Beri Diskon Biaya Layanan 50 Persen
-
Asosiasi E-commerce hingga Pengusaha Dukung Purbaya Tarik Pajak Marketplace
-
Pegadaian Praya Dukung Infrastruktur Sekolah dan Edukasi Investasi Emas bagi Siswa
-
Berlaku Agustus 2026, DJP Klaim Pungutan ke Marketplace Bukan Pajak Baru
-
IHSG Akhirnya Perkasa ke Level 5.695 Hari Ini
-
Harga Tiket Pesawat Turun Setelah BBM Avtur Melemah?
-
B50 Resmi Berlaku, INDEF Beberkan Ancaman Kenaikan Harga Minyak Goreng
-
BI Rate Naik, Kemenperin Sebut Kepercayaan Industri Melambat
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini