Suara.com - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa dirinya acap kali menemukan para pengusaha besar yang enggan melibatkan pelaku usaha di daerah dalam menggarap sebuah proyek investasi.
Padahal kata dia investasi juga harus masuk ke daerah-daerah agar pertumbuhan ekonomi merata di seluruh wilayah.
"Pengusaha harus mengerti, harus melibatkan anak daerah," kata Bahlil dalam acara penandatanganan kesepakatan pendanaan kepada pelaku UMKM yang dilakukan secara virtual, Senin (18/1/2021).
Dirinya pun menegaskan bahwa kini tak akan ada lagi investasi yang masuk ke Indonesia tanpa melibatkan pengusaha daerah. Selain itu, pengusaha besar juga harus melibatkan pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM).
"Arahan Pak Menko Maritim dan Investasi (Luhut Binsar Pandjaitan), beliau katakan bahwa tidak boleh pengusaha mengatur negara. Negara yang mengatur usaha. Kami akan melakukan komunikasi yang baik libatkan teman-teman daerah," tegas Bahlil.
Tak hanya itu dirinya juga meminta kepada seluruh gubernur dan walikota agar selalu melibatkan pelaku UMKM jika ada investasi yang masuk ke daerah. Pasalnya, UMKM juga berperan penting dalam mendorong perekonomian dalam negeri.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil