Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan banyak perbankan konvesional mulai bertransformasi ke Bank Digital. Dalam perubahan ini, layanan perbankan akan berubah secara digital tanpa ada tatap muka.
Deputi Komisioner Pengawas Perbankan II OJK Bambang Widjanarko mengakui pengajuan perbankan untuk menjadi bank digital memang banyak.
Namun sayangnya, ia tak mengetahui berapa bank yang telah mengajukan perizinan tersebut.
"Yang pasti kalau saya lihat yang sudah masuk itu saya belum tau datanya. Saya kira arahnya juga ke situ, ini menjadi digital bank itu menjadi tren dan kayanya ke depan itu akan menjadi sebuah perubahan," ujar Bambang dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (26/2/2021).
Menurut Bambang, perbankan memang harus berubah ke arah digital. Apalagi, di tengah pandemi Covid-19 membuat perilaku masyarakat berubah yang ingin serba digital.
Ia melanjutkan, dengan Bank Digital juga akan memudahkan masyarakat menjangkau layanan perbankan.
Bambang mencontohkan, masyarakat tak perlu takut jika kelupaan membawa dompet, karena masyarakat bisa mengambil uang bisa lewat aplikasi di ponsel pintar.
"Saya kira sudah mengarah ke situ. Intinya kita memandang bahwa ini menjadi sebuah ke depan itu digital banking sudah menjadi pilihan dan sekarang sudah mulai banyak yang melirik untuk melakukan itu," ucap dia.
Namun demikian, Bambang mengingatkan perbankan juga harus mempersiapkan modal jika ingin beralih menjadi Bank Digital.
Baca Juga: Antusiasme Masyarakat ke Bank Digital, Dongkrak Harga Saham
"Kaitannya dengan permodalan, saya kira nanti mungkin akan bisa diperjelas lagi nanti. Poinnya sebenarnya di kita itu yang pertama adalah mendorong adanya konsolidasi bank, jangan sampe nanti ada bank yang berdiri tapi engga kuat," imbuhnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026