“Vision+ adalah salah satu penyedia konten terbesar di pasar Indonesia sehingga kami memutuskan untuk bekerja sama. Oppo mendesain dan memproduksi HP yang memiliki platform sangat baik dalam hal video. Namun kami membutuhkan konten untuk video. Kerjasama ini menyatukan kualitas video ke dalam online streaming dengan konten yang disajikan oleh Vision+,” ujarnya.
“Sebagai perusahaan teknologi yang menyediakan perangkat keras (hardware) yang terintegrasi dengan layanan perangkat lunak (software) kepada dunia, kami merasa terhormat dapat berkolaborasi dengan Vision+ yang merupakan aplikasi OTT milik perusahaan media terkemuka MNC Group, untuk menyajikan konten orisinil dan berkualitas tinggi kepada pengguna di Indonesia,” imbuh David Gu.
Pihaknya juga akan terus bersinergi dengan Vision+ untuk mengeksplorasi lebih banyak peluang kerja sama dan membangun ekosistem Internet yang terbuka dan terintegrasi untuk pasar lokal, sehingga dapat menghadirkan multi-skenario kehidupan digital antar perangkat bagi pengguna OPPO.
Adapun CEO MNC Vision Networks (MVN), Ade Tjendra menyampaikan, kolaborasi yang dilakukan oleh Vision+ dengan OPPO merupakan salah satu komitmen Vision+ untuk dapat memberikan konten-konten terlengkap, beragam dan juga berkualitas tinggi kepada anak-anak muda.
"Sinergi yang Vision+ lakukan bersama dengan OPPO, yang merupakan salah satu brand ponsel favorit masyarakat Indonesia, dinilai memiliki kapabilitas untuk memperluas jangkauan kami untuk mewujudkan komitmen Vision+ tersebut. Sehingga bentuk kerjasama ini menjadi sebuah milestone yang cukup penting bagi kedua belah pihak,” pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN