Suara.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melantik Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPB), Direktur dan Wakil Direktur Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN Kementerian Keuangan. Pelantikan ini dilaksanakan secara daring dan luring di Aula Mezzanine Gedung Djuanda I pada Jum'at (30/4/2021).
Menkeu mengharapkan, seluruh pegawai di lingkungan Kementerian Keuangan dalam bekerja agar menjadikan sinergi sebagai sebuah etos kerja, karena tidak ada satupun suatu fungsi Kementerian Keuangan yang bisa dijalankan secara eksklusif dan isolatif oleh satu unit sendiri.
“Teamwork dan saling mendukung adalah sesuatu keharusan dan harus menjadi etos kita semuanya. Perubahan di lingkungan Eselon 1 dan rotasi mutasi di eselon 2 akan semakin mencerminkan bahwa Kementerian Keuangan adalah satu unit kebersamaan,” kata Sri Mulyani.
Lebih lanjut, Menkeu berpesan kepada para pejabat di lingkungan DJPB yang memiliki fungsi sebagai bendahara negara untuk melaksanakan pengelolaan kas, menjaga tata kelola dan akuntabilitas serta transparansi di dalam pengelolaan dan melaksanakan fungsi perbendaharaan negara.
“Direktorat Jenderal Perbendaharaan untuk terus mengawal perubahan di dalam era digital ini dengan tetap berfokus pada kehati-hatian, ketepatan, akuntabilitas, transparansi dan tentu kita harus tetap menjaga kinerja dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan,” katanya.
Sri Mulyani juga mengharapkan PKN STAN untuk terus berubah dengan perubahan zaman dan mampu merefleksikan tantangan yang luar biasa dan perubahan begitu cepat di dalam kurikulum dan tata kelola. PKN STAN juga diharapkan sebagai kampus pendidikan tinggi yang mencetak pengelola keuangan negara yang mampu berbicara di tingkat internasional, nasional dan tingkat daerah (lokal).
“Saya juga ingin PKN STAN di dalam mengelola kampus dan mendidik seluruh anak didik kita harus terus berpegang kepada prinsip bahwa Negara Republik Indonesia, Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara yang Bhinneka namun tetap bersatu,” pungkasnya.
Berikut adalah daftar pejabat-pejabat yang dilantik:
Pada Direktorat Jenderal Perbendaharaan
Baca Juga: Sri Mulyani: Imbas Wabah Covid-19, Negara Merugi Rp 1,356 Triliun
- Didyk Choiroel, S.Sos., MM., MSi sebagai Sekretaris Direktorat Jenderal Perbendaharaan
- Noor Faisal Achmad, S.E., Ak., M.Sc., Ph.D sebagai Direktur Pengelolaan Kas Negara
- Lydia Kurniawati Christyana, M.M. sebagai Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Selatan
- Drs. Dedi Sopandi, M.A.P. sebagai Kepala Kanwil DJPB Provinsi Jawa Barat
- Taukhid, S.E., M.SC., IB, M.B.A sebagai Kepala Kanwil DJPB Provinsi Jawa Timur
Pada Politeknik Keuangan Negara STAN
- Rahmadi Purwanto, M.Acc, Ph.D. sebagai Direktur Politeknik Keuangan Negara STAN
- Evi Mulyani, S.E., Ak., MBA., Ph.D. sebagai Wakil Direktur Bidang Akademik
- Dr. Agus Sunarya Sulaeman, S.S.T., Ak., M.Si sebagai Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum
- Budi Waluyo, S.S.T., Ak., M.M., Ph.D. sebagai Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026