Suara.com - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk melaporkan, hingga kuartal I-2021 telah merestrukturisasi kredit sebesar Rp 124,2 triliun dari 547.792 debitur.
Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri Panji Irawan mengatakan pemberian restrukturisasi kredit tersebut terdiri dari debitur UMKM sebesar Rp 33,9 triliun dan debitur non UMKM sebesar 90,3 triliun.
Dirinya mengungkapkan sebagian nasabah sudah mulai kembali membayarkan cicilan, sehingga baki debet restrukturisasi terus mengalami penyusutan.
"Kami meyakini bauran strategi yang kami racik sejauh ini sudah sesuai dengan rencana bisnis kami di tahun 2021," kata Panji dalam sebuah diskusi media secara virtual, Rabu (19/5/2021).
Dari data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) outstanding restrukturisasi kredit dan jumlah debitur restrukturisasi perbankan tercatat turun per Maret 2021 dibandingkan posisi Desember 2020.
Pada Desember 2020 lalu, nilai restrukturisasi kredit mencapai Rp 830,38 triliun. Sebanyak 59,64 persen di antaranya merupakan restrukturisasi kredit debitur non UMKM, sedangkan 40,36 persen sisanya merupakan restrukturisasi kredit debitur UMKM.
Sementara, total restrukturisasi pada akhir tahun lalu diberikan kepada 6,25 juta debitur. Rinciannya, sebanyak 4,57 juta debitur UMKM dan 1,68 juta debitur non UMKM.
Adapun restrukturisasi kredit yang dilakukan industri perbankan hingga 30 Maret 2021 mencapai Rp 808,75 triliun. Jumlah ini diberikan kepada 5,55 juta debitur secara nasional. Secara rinci, restrukturisasi tersebut terdiri diberikan kepada 3,89 juta debitur UMKM dengan total outstanding sebesar Rp310,5 triliun. Sedangkan 1,64 juta sisanya adalah debitur non UMKM.
Baca Juga: Catat, Ini Jam Operasional Kantor Cabang Bank Mandiri Selama Libur Lebaran
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi HP Memori 256 GB Paling Murah, Kapasitas Lega, Anti Lag Harga Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Bedak Wardah High Coverage untuk Flek Hitam Membandel Usia 55 Tahun
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 10 Lipstik Paling Laris di Shopee Indonesia, Brand Lokal Mendominasi
- 3 Pilihan HP Infinix 5G dengan Performa Tinggi dan Layar AMOLED
Pilihan
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
5 HP Memori 512 GB Paling Murah, Terbaik untuk Gamer dan Kreator Konten Budget Terbatas
-
7 HP RAM 8 GB Rp2 Jutaan Terbaik dengan Baterai Jumbo, Cocok buat Multitasking dan Gaming Harian
-
IHSG Anjlok, Purbaya: Jangan Takut, Saya Menteri Keuangan
-
10 Sneakers Putih Ikonik untuk Gaya Kasual yang Tak Pernah Ketinggalan Zaman, Wajib Punya
Terkini
-
Siapkan Uang Rp100 Miliar! Orang Terkaya RI Ini Serok 84 Juta Lembar Saham saat IHSG Anjlok
-
Purbaya Tepati Janji Obrak-abrik Bea Cukai, Lantik 22 Pejabat Baru
-
Gegara MSCI, Kekayaan Taipan RI Ludes Rp 367 Triliun, Prajogo Pangestu Paling Banyak
-
Danantara Bikin BUMN Tambang Baru, Purbaya Sebut Lebih Untung Daripada Beli Obligasi
-
OJK Naikkan Batas Free Float Saham ke 15 Persen, Ada Sanksi Untuk Pelanggar
-
Badai MSCI Tumbangkan IHSG, OJK Buka Kantor Darurat di Bursa
-
Program Desa BRILiaN BRI Perkuat BUMDesa dan Ekonomi Lokal Berkelanjutan
-
Di Tengah Pasar Ambyar, Emiten Happy Hapsoro Siap Guyur Rp 250 M Buat Buyback
-
IHSG Masih Terjungkal 5,91 Persen ke Level 7.828 di Sesi I
-
Kemenperin Gandeng ADB Bangun Ekosistem Semikonduktor Nasional, Fokus SDM dan Desain Chip