Suara.com - Pandemi mendorong pertumbuhan digital di dunia kesehatan dengan sangat cepat. Para pelaku di industri kesehatan berlomba-lomba menciptakan inovasi untuk menunjang layanan kesehatan, seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan kemudahan akses dan adanya rasa aman, saat mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit atau klinik.
PT Administrasi Medika (AdMedika), salah satu anak usaha dari TelkomGroup yang mengelola lebih dari 5 juta peserta program layanan kesehatan, baik dari asuransi, korporasi maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN), meluncurkan terobosan baru yaitu electronic card atau eCard, sebagai pengganti kartu fisik yang sebelumnya digunakan oleh peserta untuk mendapatkan layanan di fasilitas kesehatan.
Dengan mengusung tagline “A Healthcare in Your Hand”, eCard menjadi salah satu terobosan AdMedika dalam hal digitalisasi untuk peserta layanan AdMedika. Layanan ini juga melengkapi fitur dalam Mobile Application MyAdMedika, yang kini dapat digunakan secara total health solution dalam satu genggaman.
eCard diharapkan dapat menekan kemungkinan terjadinya kartu hilang, berpindah tangan atau rusak. Nantinya, peserta AdMedika cukup menunjukkan eCard di rumah sakit pilihan jaringan AdMedika.
Pesert tidak perlu khawatir dengan keamanan data, karena eCard terintegrasi dengan Dukcapil untuk keabsahan data, dan dilengkapi dengan QR Code yang bersifat dinamis untuk mengindari penyalahgunaan atau fraud.
Untuk mengaktifkan eCard, peserta AdMedika terlebih dulu mengunduh aplikasi MyAdMedika untuk Android maupun iOS, kemudian melakukan registrasi dengan eKTP, lalu mengisi data yang diperlukan, setelah itu eCard dapat digunakan.
Di tahap awal, AdMedika menggandeng Asuransi Jiwa Manulife Indonesia sebagai pilot project layanan eCard. eCard diluncurkan oleh CEO AdMedika, Jati Widagdo dan Interim COO Manulife Indonesia, Caroline D. Utomo, disaksikan Marketing & Business Director AdMedika Dwi Sulistiani, Direktur Manulife Indonesia Hans de Waal serta jajaran manajemen dari kedua pihak, secara virtual, Selasa (27/4/2021).
Jati Widagdo melihat solusi digital merupakan salah satu yang mendukung service beyond excellence.
“sebagai perusahaan yang turut mendukung layanan asuransi, AdMedika memahami bahwa memberikan layanan yang terbaik dan memuaskan konsumen adalah komitmen bersama. Kami ingin memberikan yang terbaik, tidak hanya kepada corporate sebagai pelanggan kami, namun juga kepada pelanggan dari pelanggan kami,” ujar Jati.
Baca Juga: Telkom Kerja Sama dengan Sabre untuk Pemasaran Platform Digital Pariwisata
Lebih lanjut, Jati menjelaskan, “Kami juga memahami bahwa sesuatu hal yang baru pasti ada hal yang perlu diperbaiki. Untuk itu, kami terbuka terhadap masukan atau kolaborasi di masa mendatang.”
Manulife Indonesia menyambut baik kolaborasi ini. Caroline D Utomo menyatakan, “Sebagai perusahaan yang fokus kepada nasabah, digitalisasi menjadi bagian yang penting bagi Manulife. Kemudahan nasabah dalam berinteraksi, tentunya akan memberikan pengalaman yang menyenangkan dan berdampak positif pada pertumbuhan bisnis.”
Ke depan, secara bertahap eCard akan diimplementasikan secara menyeluruh, baik untuk peserta pemegang kartu AdMedika maupun kepada pemberi layanan kesehatan di lebih dari 5.000 jaringan rumah sakit dan klinik yang telah bekerja sama dengan AdMedika.
Berita Terkait
-
Erick Thohir Ingin Telkom dan Telkomsel Jadi Agregator Film Indonesia
-
Bandwidth 4,7 Gbps, Layanan Suara dan Data TelkomGroup di Papua Meningkat
-
Tambahan Investasi Telkomsel di Gojek Akan Berimbas Positif ke Telkom
-
Investasi di Sektor Digital Dorong Kinerja TelkomGroup
-
Telkom Kerja Sama dengan Sabre untuk Pemasaran Platform Digital Pariwisata
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Bantah Dokumen Perjanjian Tarif Resiprokal, Haikal Hasan: Produk Impor AS Wajib Sertifikat Halal
-
Menteri PKP Buka Peluang Integrasikan Program Gentengisasi dengan Bantuan Perumahan
-
APBN Tekor Rp 695,1 T, Purbaya Klaim Ekonomi RI Masih Aman: Lebih Jago dari Malaysia & Vietnam
-
Dukung Dasco soal Tunda Impor Mobil Pikap India, Kadin: Nanti Jadi Bangkai
-
Purbaya Perpanjang Dana SAL Rp 200 T hingga 6 Bulan: Bank Tak Perlu Khawatir!
-
OJK Tabuh Genderang Perang! Influencer Saham 'Nakal' Terancam Sanksi Berat
-
Perang Cashback Ramadan 2026 Memanas, Platform Adu Strategi Gaet Pengguna
-
Heboh Rencana Impor 105 Ribu Mobil Pick-Up India Buat Kopdes Merah Putih, Istana Irit Bicara
-
Pelindo Ganti Jajaran Direksi, Mantan Bos Pertamina Jadi Dirut
-
HIPMI Jaya dan Jabar Targetkan Perputaran Uang Rp500 Miliar