- PT Danantara Sumberdaya Indonesia resmi dibentuk sebagai BUMN makelar ekspor komoditas pada tanggal 18 Mei 2026 di Jakarta.
- Perusahaan ini berfungsi sebagai perantara penjualan komoditas dalam negeri seperti sawit dan batu bara ke pasar luar negeri.
- Luke Thomas Mahony menjabat sebagai Direktur dan Harold Jonathan Dharma TJ sebagai Komisaris pada PT Danantara Sumberdaya Indonesia.
Suara.com - PT Danantara Sumberdaya Indonesia (Persero) atau DSI telah resmi berlabel Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Hal ini setelah ketiga petinggi BPI Danantara CEO Danantara Rosan Roeslani, COO Danantara Dony Oskaria, CIO Danantara Pandu Sjahrir menandatangani pembentukan DSI.
Namun sayangnya, Danantara masih irit bersuara soal siapa aja sosok Direksi Danantara Sumberdaya Indonesia.
Menurut Dony Oskaria, Danantara memiliki tim khusus untuk merekrut siapa saja yang menduduki kursi BUMN makelar ekspor ini.
"Ada tim kan. Jadi ada tim yang melakukan proses rekrutannya. Kan kita harus membuat ini sangat bagus kan," ujarnya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, Senin (25/5/2026).
Dony melanjutkan, sosok direksi juga bisa mengambil dari mana saja, misalnya mencari di lingkungan BUMN itu sendiri atau mengambil sosok profesional.
"Jadi ada tim, sumbernya bisa dari mana saja, para profesional tentunya," ucapnya.
Pembentukan Danantara Sumberdaya Indonesia
BPI Danantara telah membentuk BUMN yang akan menjadi makelar ekspor komoditas, minyak kelapa sawit mentah, batu bara, dan paduan logam PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI)
Nantinya, Danantara Sumberdaya Indonesia ini akan sebagai perantara antara perusahaan komoditas di dalam negeri ke penjual asing.
Baca Juga: Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan
Berdasarkan data Direktot Jenderal Administrasi Hukum Umum yang beredar di media sosial, DSI baru dibentuk pada 18 Mei 2026.
Adapun, modal dasar pembentukan DSI untuk Seri A senilai Rp 99.750.000, di mana harga per lembar Rp 250.000 dengan jumlah lembar saham 399. Sedangkan untuk Seri B sebesar Rp 250.000, di mana harga per lembar saham Rp 250.000 dengan jumlah lembar saham.
Sementara, modal yang ditempatkan untumk DSI untuk Seri A sebesar Rp 24.750.000 yang mana harga saham per lembarnya Rp 250.000 dengan jumlah sahamnya mencapai 99. Lalu, untuk Seri B, Seri B sebesar Rp 250.000, di mana harga per lembar saham Rp 250.000 dengan jumlah lembar saham.
Danantara juga memberikan penyetoran modal senilai Rp 25.000.000 dalam bentuk uang kepada DSI.
Dilihat dari komposisi kepemilikan saham, mayoritas saham Seri A DSI digenggam oleh PT Danantara Investment Management (DIM) yang dikepalai oleh Pandu Sjahrir dengan jumlah saham 99.
Sisanya, saham Seri B sebesar 1 persen dipegang oleh PT Danantara Mitra Sinergi.
Kemudian, struktur pengurus DSI hanya memiliki satu komisaris dan satu direksi. Direktur DSI diduduki oleh Luke Thomas Mahony, dan jabatan Komisaris dipegang oleh Harold Jonathan Dharma TJ.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan
-
BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
-
Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya
-
Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital
-
Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional
-
Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini
-
Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda
-
PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI
-
Harga Sawit Anjlok Usai Skema Ekspor Lewat Pintu PT SDI
-
Pengamat Sebut Blackout Sumatra Masih Wajar, Desak PLN Benahi Maintenance