Suara.com - Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 merupakan salah satu program persembahan Kemenparekraf RI sebagai sebuah wadah kreasi untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat agar bisa mengankat kembali potensi, semangat, dan pendapatan dari pelaku di industri kreatif, mengangkat tema “Produk Indonesia Untuk Ekonomi Kuat”.
Rangkaian acara Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 dimulai sejak 28 Mei 2021 sampai dengan 4 Desember 2021.
Mengawali program Apresiasi Kreasi Indonesia 2021, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan menyelenggarakan acara bertajuk “Launching Apresiasi Kreasi Indonesia 2021” dengan tema 'Produk Indonesia Untuk Ekonomi Kuat'.
"Dengan adanya ajang Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 diharapkan dapat memberi kesempatan bagi masyarakat untuk dapat meningkatkan pengetahuan dengan pelatihan kewirausahaan dan mentoring sehingga bisa mengangkat kembali potensi, semangat, dan pendapatan pelaku di industri kreatif khususnya di subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, aplikasi, permainan, film, dan animasi yang jatuh karena efek pandemi covid-19 sehingga nantinya dapat meningkatkan daya saing, menghasilkan produk yang siap berkompetisi di pasar produk kreatif baik skala nasional maupun internasional, meneguhkan Ekonomi Kreatif sebagai tiang penopang ekonomi Indonesia, serta dapat mewujudkan kebangkitan ekonomi Indonesia di masa pemulihan pandemi covid-19," kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Uno ditulis Sabtu (29/5/2021).
Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 merupakan Sebuah acara yang menggabungkan kekuatan sosial media dan media mainstream dan diisi dengan atraksi budaya serta penampilan musik yang di kemas secara modern dan akan dilaksanakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku.
Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 merupakan program pengembangan ekonomi kreatif melalui fasilitasi inkubasi dan pameran kepada para pelaku ekonomi kreatif pada subsektor kuliner, kriya, fesyen, musik, film, animasi, aplikasi, dan permainan, yang akan di selenggarakan pada 9 provinsi/regional yang terdiri dari 20 kota/kabupaten ditiap provinsi diseluruh Indonesia yaitu Bogor, Tasikmalaya, Bandung, Semarang, Surakarta, Wonosobo, Jepara, Banyumas, Pekalongan, Banyuwangi, Blitar, Surabaya, Malang, Denpasar, Lombok, Medan, Palembang, Lampung, Makassar, dan Balikpapan.
Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 berupa Inkubasi pelatihan kewirausahaan dan mentoring yang meliputi materi bisnis model, hak kekayaan intelektual, digital promotion, perencanaan keuangan dan investasi, kreativitas, dan membuat bisnis untuk kategori yang telah ditentukan, pameran/showcase produk pelaku kreatif, Creative Talkshow yang akan dikemas dalam talkshow kreatif, dan workshop dimana peserta dapat hadir secara luring dan daring melalui platform digital, Festival Film, Music Live Performance dan dengan acara puncaknya yaitu Pekan Apresiasi Kreasi Indonesia 2021 yang akan dilaksanakan pada bulan Desember 2021.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 5 Sunscreen Jepang untuk Hempaskan Flek Hitam dan Garis Penuaan
Pilihan
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
Terkini
-
10 Orang Terkaya di Dunia Januari 2026, Jensen Huang Resmi Masuk Jajaran
-
Janji Percepat Bangun Huntara, Menteri PU: Tak Ada Warga Aceh Tinggal di Tenda Saat Ramadan
-
Penjelasan Kelola Dana Negara Rp200 T, Tegaskan Menkeu Tertipu Bank Himbara Hoaks
-
Berita Soal Rp200 Triliun Menguap Dipastikan Hoaks, Kemenkeu dan BRI Jamin Dana Aman
-
Begini Spesifikasi Huntara di Aceh Tamiang untuk Korban Bencana
-
Impor Tapioka Masih Tinggi, Pengusaha: Bukan Karena Stok Kurang, Tapi Harga Lebih Murah
-
5 Fakta Isu Menteri Keuangan Purbaya Tertipu Bank Himbara Rp200 Triliun
-
Rencana Peleburan Bulog-Bapanas Masih Proses Pembahasan
-
Kemenkeu: Berita Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara 100 Persen Hoaks
-
Bansos PKH, BPNT dan BLT Tahap 1 Cair Februari 2026, Ini Cara Cek di HP Pakai NIK KTP