Suara.com - Sektor pertanian merupakan pilar utama kekuatan bangsa, yang sudah terbukti menjadi penyelamat ekonomi di tengah pandemi Covid-19. Kehadiran tani foundation juga sudah sesuai dengan harapan, karena sudah terintegrasi dengan bisnis maupun aspek sosial lainya.
"Langkah Tanihub dalam menangani aspek sosial pertanian, saya kira ini menjadi sesuatu kebutuhan tuntuntan sekaligus harapan kita selama ini. Apalagi pertanian adalah kekuatan dan pilarnya bangsa," ujar Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, saat menyampaikan pesan secara virtual dalam launching tani foundation tanihub, yang digelar secara daring, Jakarta, Sabtu (26/6/2021).
Dalam pesannya, Mentan berharap, tani foundation mampu menghadirkan peningkatan kesejahteraan petani, sekaligus merangsang minat anak muda agar terjun langsung ke sektor pertanian.
Menurutnya, tani foundation merupakan angin segar, sekaligus kabar baik bagi kemajuan sektor pertanian Indonesia. Karena itu, Kementerian Pertanian (Kementan) siap mendukung semua langkah tani foundation untuk mewujudkan pertanian maju, mandiri dan modern.
"Saya percaya, besok kita memiliki kekuatan pertanian yang tidak kalah hebat dari negara apapun. Tani fondition memiliki artikulasi bagi negara dan dimensi sosial, yang tentu saja mendorong anak-anak muda menjadikan pertanian sebagai profesi terhormat," katanya.
Sementara itu, Rektor IPB, Arif Satria mendorong tani foundation untuk melakukan percepatan transformasi pertanian 4.0. Tani foundation juga diharapakan bisa menjawab segala tantangan dan persoalan aspek bisnus dan aspek sosial.
"Hari ini, kita dihadapkan dengan persoalan dimana bisnis dan sosial belum menyatu. Kedua kita harus melakukan percepatan transformasi pertanian 4.0 sebagai pertanian yang makin maju, mandiri dan moden. Keberadaan tani foundation sangat baik sekali untuk kepentinhan bangsa dan kemajuan pertanian Indonesia," katanaya.
President dan Co-Founder TaniGroup, Pamitra Wineka menyampaikan terimakasih atas dukungan dan arahan Mentan dalam membangun sektor pertanian yang lebih baik lagi. Pamitra ingin kehadiran tani foundation menjadi salah satu kekuatan pada akses bisnis dan sosial.
"Terimakasih kepada semua pihak yang mendukung hadirnya tani foundation," tutupnya.
Baca Juga: Rehabilitasi Jaringan Irigasi Tersier Kementan Stabilkan Masa Tanam Petani Buton Utara
Berita Terkait
-
Hari Krida Pertanian ke-49, Mentan: Mari Wujudkan Pertanian Indonesia yang Bermartabat
-
Program Optimasi Lahan Rawa Jadi Opsi untuk Tingkatkan Indeks Pertanaman
-
Guru Besar IPB Apresiasi Terpilihnya Indonesia Sebagai Anggota Dewan FAO
-
Kementan Usul Wacana Revisi PP 109 Dipertimbangkan Lagi
-
Mentan: Dengan RJIT, Petani Tak Perlu Khawatir Saat Musim Kemarau
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Harga Durian Anjlok, Musang King Dijual Rp23 Ribu per Kg
-
Rekap Hari Ini: IHSG Ambruk, Rupiah Anjlok!
-
Sinyal Bahaya dari Perbankan: Kredit Agresif, Likuiditas Justru Kian Menipis!
-
Pemerintah Tunda Insentif Motor Listrik, Nasib Ditentukan Juli 2026
-
Prabowo Mau Stop Impor BBM: Kita Akan Swasembada Energi
-
IHSG Hancur Lebur! Anjlok 3,56% ke Level 5.883, Asing Ramai Jual BMRI dan DSSA
-
Pelemahan Tak Terbendung, Rupiah Hampir Balik Lagi ke Rp18.000
-
Purbaya Klaim Kemenkeu Belum Berencana Punya Saham BEI Meski Diizinkan UU P2SK
-
Purbaya Ngotot Tambah Layer Cukai untuk Legalisasi Rokok Ilegal
-
Bunga Kredit PNM Mekaar Turun Jadi 8 Persen, OJK Mendadak Beri Peringatan