Suara.com - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk secara langsung ikut menyukseskan program vaksinasi pemerintah untuk menekan penyebaran Virus Covid-19 dan mempercepat tercapainya herd immunity. BRI mengerahkan Teras-teras Kapal BRI Bahtera Seva sebagai sarana vaksinasi di Kepulauan Anambas, Kepulauan Seribu, Kepulauan Halmahera Selatan, hingga Kepulauan Nusa Tenggara Timur, bekerja sama dengan dinas kesehatan dan aparat keamanan di setempat.
Di Kepulauan Anambas, vaksinasi dijadwalkan dilakukan di Pulau Bayat, Pulau Lingai, Pulau Keramut, Pulau Letung, Pulau Telaga Besar dan Kecil, serta Desa Mengkait. Peserta vaksinasi merupakan masyarakat termasuk pegawai pemerintahan dan tenaga kesehatan, yang merupakan ujung tombak layanan kesehatan di sana. Pelaksanaan vaksinasi dilakukan secara bergantian setiap harinya, pada 9 hingga 16 Juli 2021, dibantu Teras Kapal BRI – Bahtera Seva 3.
Vaksinasi melalui Teras Kapal BRI juga dilakukan di Kepulauan Seribu pada 12 hingga 16 Juli 2021, dengan target vaksin di 6 pulau sebanyak 2.500 orang. Pulau-pulau itu antara lain, Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Harapan, Pulau Kelapa, Pulau Tidung, dan Pulau Untung Jawa.
Selain mobile vaccine unit yang dijalankan oleh Bahtera Seva 1, terdapat posko vaksin yang telah dilengkapi dengan bantuan faskes BRI di Pulau Payung, Pulau Pari, Pulau Lancang, dan Pulau Sabira.
Untuk Kepulauan Nusa Tenggara Timur, kegiatan vaksinasi dibantu oleh Teras Kapal BRI – Bahtera Seva 2. Vaksinasi dilakukan di Pulau Komodo pada 12 - 13 Juli 2021 dan Pulau Rinca pada 24 Juli. Target vaksinasi di dua pulau tersebut sebanyak lebih dari 1.000 orang.
Selain ketiga kepulauan besar tersebut, BRI juga mengerahkan Teras Kapal BRI – Bahtera Seva 4 untuk mempercepat proses vaksinasi di Kepulauan Halmahera Selatan, bersama dinas kesehatan setempat. Vaksinasi dilaksanakan pada tanggal 8 Juli hingga 16 Juli dengan target penerima vaksin sebanyak 3.725 orang.
Titik yang dikunjungi antara lain pelabuhan Habibi Labuha Halmahera Selatan, Bajo & Lele, Pulau Madopolo, Pulau Dowora & Pulau Pasipalele, Pulau Saketa, dan Pulau Kayoa.
Dukungan BRI untuk menyukseskan program vaksinasi yang menargetkan ribuan orang ini nyatanya tidak hanya berupa layanan teras kapal. Lebih dari itu, bantuan sarana prasarana kesehatan juga diberikan antara lain masker, hand sanitizer, face shield, APD, thermogun, handscoon, pulse oxymetri, alat cek gula darah, alat cek kolesterol, dan lain-lain sebagai upaya pencegahan penyebaran Covid-19.
“Saat ini diperlukan upaya dari berbagai pihak untuk membantu pemerintah agar masyarakat memperoleh vaksin secara cepat, termasuk oleh BRI. Teras Kapal BRI di empat lokasi kepulauan di Indonesia, kami kerahkan untuk menjangkau masyarakat dan nasabah di sana,” ungkap Direktur Jaringan dan Layanan BRI, Arga M. Nugraha.
Baca Juga: Dukung Penanganan Pandemi, BRI Bantu Fasilitas Penunjang RS di Berbagai Wilayah Indonesia
Melalui kegiatan tersebut BRI memberikan kontribusi nyata, terutama di masa sulit seperti saat ini. Hal ini menjadi bukti bahwa keberadaan BRI tidak hanya memberikan economic value semata namun juga social value, utamanya bagi masyarakat di daerah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal). “Kami bukan hanya ada untuk mendukung ekonomi, tetapi juga melayani dengan setulus hati hingga ke pelosok negeri,” jelas Arga.
Arga mengungkapkan, vaksinasi merupakan salah satu hal penting agar Indonesia bisa segera keluar dari pandemi. Sebelumnya, perseroan telah berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan vaksinasi bersama Kementerian BUMN, Kementerian Kesehatan, Otoritas Jasa Keuangan, dan Perbanas untuk mempercepat herd immunity sekaligus melindungi nasabah dan pekerja.
Berita Terkait
-
Menkes Budi Gunadi: Virus COVID-19 Varian Delta Sudah Menyebar ke Luar Pulau Jawa
-
Bisa Ikut Terpapar, ODGJ 7 Kali Lipat Beresiko Kena Covid-19
-
Epidemiolog UI Sebut Ada Motivasi Terselubung Vaksin Gotong Royong: Tak Perlu Dusta!
-
Survei P2G: 63,3 Persen Ortu Setuju Anak Divaksin Covid-19, Tapi Masih Kurang Sosialisasi
-
Menaker Apresiasi Perusahaan yang Jalankan Program Vaksinasi Covid-19 bagi Pekerjanya
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
AS-Iran Resmi Berdamai? Draf Kesepakatan Rahasia Dua Negara Bocor!
-
PM Malaysia Kenang Bung Hatta: Negara Tidak Boleh Ditopang Segelintir Elit
-
Dugaan Dikerahkan Kawal Demo, Apakah Komcad Dapat Gaji dan Tunjangan?
-
Pemerintah Janji Stok Pupuk Nasional Aman, Zulhas: Kopdes Jadi Penyalur
-
DPR Apresiasi Langkah Baru Bank Indonesia Perkuat Nilai Rupiah
-
Foto e-KTP Jelek Bisa Diganti? Ini Aturan dan Syarat Resminya
-
Dasco Dukung Gebrakan 'Dedolarisasi' BI: Transaksi Triliunan ke China Cukup Pakai QRIS
-
Tiket Pesawat Mahal! Pengamat Bongkar Anomali Pajak 'Tersembunyi'
-
Harga Bawang dan Beras Kompak Naik, Minyak Goreng Ikut Makin Mahal
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite