Suara.com - Pusat perbelanjaan atau mal mulai dibuka pada masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 di Jawa-Bali, 10 hingga 16 Agustus 2021.
Namun demikian, sementara waktu dilakukan pembatasan kapasitas pengunjung.
Tak hanya itu, para pengunjung juga diwajibkan sudah mendapatkan Vaksin Covid-19 minimal dosis pertama.
Hal ini juga yang dilakukan salah satu pengelola mal di daerah Jakarta Selatan, Mal Pejaten Village.
"Sebelum masuk kita periksa dulu suhu tubuhnya, selain itu juga kita tanyakan apakah sudah memiliki sertifikat vaksin," kata Rizal, seorang petugas keamanan Mal Pejaten Village kepada suara.com, Selasa (10/8/2021).
Rizal menerangkan kewajiban untuk menunjukkan kartu vaksin saat ini masih sebatas uji coba, lantaran masih dilakukan sosialisasi.
"Kita baru buka kan hari ini, jadi sosialisasi dahulu kalau pengunjung yang belum divaksin nanti kita arahan untuk mau divaksin. Kita punya sentra vaksin di sini," ucapnya.
Nantinya, kata dia, pada 16 Agustus 2021 barulah kewajiban menunjukkan kartu vaksin bagi pengunjung diterapkan, disaat ini kata dia pengunjung yang tak memiliki kartu vaksin akan dilarang masuk ke dalam mal.
Sementara dihari pertama bolehnya mall untuk beroperasi, pantauan suara.com terlihat masih sangat sepi oleh pengunjung meskipun hampir semua tenant sudah membuka toko mereka.
Baca Juga: Dibalik Kelegaan Pengusaha Mal, Ada Keluhan Terpendam Selama PPKM
"Iya ini baru buka kita, setelah pengumuman PPKM semalem, kita langsung buka hari ini. Sebelumnya kita hanya jualan online saja," kata salah satu pramuniaga toko pakaian olahraga, Haikal.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana
-
Khofifah Paparkan Realisasi Pendapatan APBD Jatim 2025 Tembus 104,65 Persen