Suara.com - Menyikapi dampak pandemi Covid-19 bagi kehidupan masyarakat, brand vape internasional berteknologi atomisasi, GAP VAPE, baru-baru ini mengadakan program “GAP VAPE Together with You” dengan tema “Kepedulian dalam Kebersamaan.”
Kegiatan ini dilangsungkan selama 14 hari, sejak tanggal 16 hingga 29 Agustus 2021. Dalam kegiatan ini, GAP VAPE membagikan ratusan paket ‘Caring Box’ setiap harinya di beberapa lokasi di Tangerang bagi para pekerja lapangan.
Melalui paket bantuan yang berisi makanan serta masker ini, GAP VAPE berharap masyarakat tidak hanya tercukupi kebutuhan makannya, namun juga tetap dapat melindungi kesehatan diri mereka di masa pandemi.
“Sebagai produk konsumen, kami merasa perlu melihat hal apa yang dapat kami lakukan untuk membantu masyarakat dari hal yang paling mereka butuhkan. Paket ini bisa saja terlihat kecil bagi kita, namun dapat berarti besar bagi mereka. Oleh karena itu, setelah beberapa pertimbangan, kami rasa aksi kepedulian ini adalah hal yang tepat untuk dilakukan saat ini,” kata Overseas Marketing Director GAP VAPE, Jason ditulis Kamis (26/8/2021).
Sejak awal diluncurkan (16/8), GAP VAPE telah membagikan paket Caring Box di sejumlah lokasi belasan lokasi di Tangerang diantaranya: Masjid Al-Hikmah, Kelapa Dua, Tangerang; Polsek Kelapa Dua Tangerang; Rumah Yatim, Karawaci, Tangerang; Area Summarecon Mall Serpong; dan Area QBIG BSD City.
Selain masyarakat sekitar lokasi, GAPE VAPE juga menargetkan pengemudi ojek online sebagai penerima bantuan.
“Pengemudi online selalu berada di garda terdepan dan menjadi solusi terdekat dari banyaknya keterbatasan yang dapat kita lakukan selama masa pandemi. Mereka patut mendapatkan apresiasi atas pekerjaan mulia mereka,” ujar Jason.
Selama penyaluran bantuan ini, Jason mengungkapkan bahwa masyarakat sekitar sangat mengapresiasikan kepedulian yang dilakukan oleh GAP VAPE. Oleh karena itu dia mengajak semakin banyak lagi pihak yang melakukan hal yang serupa.
“Kami selalu percaya bahwa sesuatu dimulai dari hal yang kecil, termasuk melakukan hal-hal yang bernilai baik. Untuk itu, tidak perlu menunggu menjadi besar dan signifikan untuk peduli dan berbagai kepada sesama, apalagi dalam situasi yang sulit saat ini. Karena saat semakin banyak pihak yang turut serta, maka sesuatu yang kecil akan menjadi besar dan bernilai signifikan,” tutup Jason.
Baca Juga: 9.000 Paket Banpres Disalurkan untuk Korban Banjir Kalimantan Selatan
Berita Terkait
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Dolar 'Cekik' UMKM: Harga Kedelai Tembus Rp545 Ribu, Perajin Tahu Tempe Terpaksa 'Sunat' Ukuran
-
Putra SBY Jadi Bos Komite Kereta Cepat, Purbaya, Rosan hingga Nusron Wahid Jadi Anak Buah
-
Influencer hingga Selebgram Tak Bisa Lagi Nikmati Pajak UMKM 0,5%
-
Aturan Pajak Purbaya Makin Ketat, PP Baru Siap Kuras Kantong UMKM Beromzet Miliaran
-
Tok! Pemerintah Coret Influencer dan Selebgram dari Daftar PPh Final UMKM 0,5 Persen
-
Rupiah Terus Terpuruk, Djarot PDIP: Rakyat Desa Tak Pakai Dolar tapi Harga Sembako Melambung Tinggi!
-
BTN Kucurkan Kredit Rp1,5 Triliun ke Pindad, Sokong Produksi Maung MV3 Hingga Amunisi
-
Rupiah Sekarat Menuju Rp18.000: Kebijakan BI Dinilai Terlambat Jinakkan Bom Waktu Fiskal dan Global
-
Sindir Jakarta Sibuk Urus IHSG, Andi Widjajanto: Di Jogja Kami Mikir Republik!
-
Harga Kakao Melonjak Tajam Efek Selat Hormuz Ditutup, Kemendag Rilis Patokan Baru