Suara.com - Xiaomi optimis bisa menjadi produsen ponsel dan beragam kebutuhan teknologi nomor satu di dunia dalam waktu tiga tahun. Hal ini disampaikan langsung oleh CEO Xiaomi Lei Jun usai Xiaomi dinobatkan sebagai merek smartphone nomor dua di Q2 2021.
Dikutip dari Global TImes via Warta Ekonomi pada Jumat (27/8/2021) dalam gelaran ulang tahun Xiaomi, Lei Jun menyampaikan, tugas mereka saat ini adalah mempertahankan posisi sebagai brand smartphone nomor kedua.
"Perusahaan riset mengatakan kepada saya, ini adalah pertama kalinya sebuah perusahaan China mencapai prestasi seperti itu," ujar Lei Jun.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah, produk ponsel perusahaan China menempati posisi pertama di pasar maju seperti Eropa," kata dia, dikutip dari Warta Ekonomi.
Strategy Analytics melaporkan, Xiaomi menduduki puncak semua vendor dengan pangsa pasar mencapai 25 persen.
Capaian ini bahkan mengalahkan Samsung dalam hal pengiriman smartphone di Eropa.
Canalys pada Juli lalu melaporkan, Xiaomi berhasil mengalahkan Apple dan menjadikan mereka sebagai brand smartphone nomor dua di dunia.
Meski dengan capaian itu, Lei Jun mengingatkan agar Xiaomi tidak terlena dan meremehkan daya saing raksasa ponsel dunia. Lei Jun juga mengatakan bahwa Xiaomi masih sangat muda.
"Kita harus sangat tenang dalam menyadari kesenjangan, dan terus membuka fondasi yang kokoh dengan kecepatan yang stabil," ujarnya.
Berita Terkait
-
Apple Watch Series 7 Bawa Ukuran yang Lebih Besar dari Seri Sebelumnya
-
Bawa Tampilan Premium, Xiaomi Mi Notebook Pro dan Mi Notebook Ultra Resmi Rilis
-
Usung Layar 4K, Ini Deretan Fitur Xiaomi Mi TV 5X
-
Xiaomi Umumkan Kenaikan Laba Hingga 87,4% di Q2 2021
-
6 HP Gaming Rp 4 Jutaan Terbaik Agustus 2021, Performa Dijamin Kencang!
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi
-
Aturan Baru Komisi Ojol Resmi Berlaku, Penumpang Siap-siap Bayar Lebih Mahal
-
Petinggi FPI Novel Bamukmin Ditunjuk Jadi Komisaris Hotel Indonesia Natour
-
Komisi Ojol 8 Persen Bikin Prospek GOTO Suram, Target Harga Saham Dipangkas
-
Isu BEI Bakal Rombak Total Aturan FCA, 3 Kriteria Ini Bakal Dihapus!
-
"Ini Bukan Keputusan yang Mudah" Akankah Tokopedia Bakal Senasib dengan Bukalapak?
-
IHSG Terbang ke Level 5.886 di Sesi I, BBCA dan ISAT Pendorongnya
-
Di Balik Mundurnya Dirut Pos Indonesia, Danantara Ungkap Dugaan Penyimpangan Keuangan
-
Pasokan Minyak Global Kembali Melimpah, Kapan Harga BBM Turun?
-
2 Kategori Penjual Shopee yang Bakal Kena Pajak 0,5% Mulai Agustus 2026