Suara.com - Pekerjaan sebagai abdi negara atau PNS saat ini jadi impian banyak orang, yang dibuktikan membludaknya jumlah pendaftar CPNS tiap tahun.
Meski jadi imian banyak orang, tidak dengan Ketut Murnata, pria asal Bali ini rela kehilangan pekerjaannya sebagai PNS demi membuka usaha kuliner. Kini, ia bahkan memiliki dua cabang kuliner babi guling.
Bisnis kulinernya yang dinamai Babi Guling Bu Devi itu terkenal di Gianyar hingga akhirnya turut diliput kanal Youtube Sugianta TV, dan menarik perhatian warganet.
Dalam video yang diunggah pada Juni lalu itu, mengisahkan bagaimana awalnya Ketut memilih menjalankan bisnis kuliner hingga mengundurkan diri dari PNS.
Padahal, ia dikenal sebagai pria yang cerdas hingga diterima di Departemen Sosial yang kini menjadi Kementerian Sosial di Jakarta.
Namun, meski hidupnya sudah terjamin dengan statusnya sebagai PNS, Ketut justru memilih mendirikan bisnis yang diberi nama Babi Guling Bu Devi.
Berkat keberaniannya memulai usaha, kini Ketut berhasil membangun bisnisnya hingga Warung Babi Guling miliknya terkenal di kalangan penikmat kuliner itu.
Usahanya bukan tanpa perjuangan. butuh waktu yang cukup lama sebelum akhirnya ia berhasil membawa bisnis miliknya sukses. Salah satu kebiasaannya yang patut menuai pujian adalah, ia selalu bangun lebih awal karena memulai mengguling babi pada jam 3 pagi.
Proses mengolah babi guling bisa memakan waktu 4 jam, dimulai dengan membersihkan babi, mengolesi dengan air kelapa, memasukkan bumbu ke dalam perut babi dan yang terakhir membakar dengan kayu bakar.
Baca Juga: Surat Edaran Terbaru Gubernur Bali Soal PPKM: Mal dan DTW Bisa Dibuka
Kayu bakar yang biasa ia gunakan juga bukan sembarang kayu, melainkan kayu dari batang pohon buah-buahan seperti rambutan, jeruk dan kopi guna menambah aroma khas kulinernya.
Selain itu, ia juga membagikan tips lain mengolah babi guling, yakni meletakkan sumber api agak menyamping dari daging babi.
Tujuannya agar daging babi tidak mudah gosong dan matang secara merata. Kematangan babi guling bisa diperhatikan dari warnanya yang mulai memerah.
Babi Guling Bu Devi basa mulai buka pada pukul 08.00 WITA. Ketut mengaku, babi guling selalu habis tidak sampai sore hari.
Ia juga tidak mau memberi harga terlalu mahal, untuk satu porsi babi guling yang berisi nasi, daging babi, kulit babi, darah babi, gorengan babi, lawar dan lainnya hanya dihargai Rp 25.000.
Berita Terkait
-
Nggak Boleh Dilewatkan, Ini 6 Minuman Khas Bali yang Wajib Dicoba
-
Ashanty Hingga Felicya Angelista, 13 Artis Punya Bisnis Makeup
-
Wisata Bali: Pengelola di Karangasem Menyambut Baik Pembukaan Kembali Tempat Pelancongan
-
10 Wisata Bali yang Mendunia, Mulai dari Bukit Campuhan hingga Pura Besakih
-
Wisata Bali: Pulau Dewata PPKM Level 4, Mal Dibuka dan Destinasi Pelancongan Uji Coba
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok