Suara.com - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan bahwa di tanah Papua dan Papua Barat memiliki banyak bibit unggul dengan talenta-talenta terbaik di segala bidang.
Hal itu diungkapkan Jokowi saat groundbreaking Papua Youth Creative Hub di Jayapura. Jokowi berharap dengan Papua Youth Creative Hub, potensi anak muda Papua makin bisa digali dan dikembangkan.
"Itulah tugas kita, baik di Papua maupun Papua Barat banyak bibit-bibit unggul dengan taltenta-talenta sangat baik di bidang sains, seni budaya, dan olahraga. Ini jadi tugas besar kita semua utk nyiapin manajemen talenta yang baik, tertata, dan yang berkumpul di papua muda inspiratif bukan hanya ratusan tapi ribuan," kata Jokowi, Sabtu (2/10/2021).
Jokowi mengatakan nantinya kehadiran Papua Youth Creative Hub diharapkan menjadi penggerak serta pusat pengembangan talenta-talenta hebat di Papua.
"Jadi pusat kreativitas anak-anak Papua dalam perkuat sistem ekosistem yang baik," ujar Jokowi.
Dalam peresmian peletakan batu pertama itu, Jokowi menargetkan Papua Youth Creative Hub dapat selesai pada akhir 2022. Sehingga diharapkan dalam waktu cepat dapat melalukan pengembangan sumber daya manusia di Papua.
"Fasilitas-fasilitas yang ada tadi sudah disampaikan. Ada coworking space, ruang teknologi digital, ruang konser, ada inovasi-inovasi produknya, serta asrama dan fasilitas olahraga. Saya kira ini sudah sangat integrated dan kita harapkan betul-betul tempat ini jadi fondasi bagi masa depan Papua dan masa depan Indonesia di masa-masa mendatang," tutur Jokowi.
"Serta dalam memulai membangun perusahaan-perusahaan startup dari tanah Papua yang hebat," pungkasnya.
Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Presiden Tunjuk Langsung Gubernur Pengganti Anies?
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi