Suara.com - PT Jamkrindo menyerahkan bantuan tiga ambulans untuk membantu memenuhi kebutuhan fasilitas dan pelayanan kesehatan di wilayah Surakarta, Karanganyar, Sukoharjo, Merapi dan sekitarnya.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Direktur Utama PT Jamkrindo Putrama Wahju Setyawan kepada Ketua Yayasan Bangun Watak Bangsa, Widyo Darudono, di Bale Rakyat Yayasan Bangun Watak Bangsa, Surakarta Jawa Tengah.
Direktur Utama PT Jamkrindo Putrama menuturkan pemberian bantuan ambulans ini merupakan bentuk komitmen tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan untuk hadir berkontribusi dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan masyarakat di masa pandemi.
Ia mengatakan PT Jamkrindo senantiasa mendukung program pemerintah dalam mempercepat penanggulangan pandemi COVID-19 melalui berbagai wujud bantuan yang dibutuhkan oleh masyarakat, salah satunya berupa ambulans.
“Semoga bantuan ini dapat mempercepat mobilisasi para pasien menuju rumah sakit, sehingga bermanfaat bagi masyarakat luas dan tenaga kesehatan,” ujar Putrama dalam keterangannya, ditulis Senin (4/10/2021).
Selain di Surakarta, Jamkrindo juga telah memberikan bantuan ambulans di wilayah lainya seperti di Cirebon, Surabaya, Sragen dan Sukoharjo. Pemberian bantuan ambulans tersebut dilakukan salah satunya berkolaborasi dengan segenap anggota holding Indonesia Financial group dan UPZ Jamkrindo.
“Selama tahun 2021 ini, sampai dengan hari ini, secara total kami telah memberikan bantuan sebanyak 7 ambulans untuk masyarakat,” ujar Putrama.
Turut hadir dan menyaksikan simbolis penyerahan bantuan ambulans ialah Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Aria Bima, beberapa tokoh masyarakat setempat beserta jajaran Jamkrindo Kantor Wilayah Semarang dan Kantor Cabang Solo. PT Jamkrindo yang merupakan anggota dari holding IFG.
Sebagai perusahaan penjaminan kredit, Jamkrindo memiliki berbagai produk, baik produk penjaminan program maupun penjaminan nonprogram. Pada penjaminan program, PT Jamkrindo memiliki produk penjaminan KUR dan penjaminan KMK dalam rangka PEN.
Baca Juga: Jamkrindo Salurkan Bantuan Paket Nutrisi dan Sembako untuk Nakes
Adapun, untuk penjaminan non-program, produk penjaminannya adalah penjaminan kredit umum, penjaminan kredit mikro, penjaminan kredit konstruksi dan pengadaan barang/jasa, penjaminan distribusi barang.
Kemudian surety bond, customs bond, penjaminan keagenan kargo, penjaminan supply chain financing (invoice financing), dan penjaminan bagi lembaga fintech.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
Terkini
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?
-
Tokocrypto Resmi Gabung ICEX Group, Transaksi Kripto RI Nyaris Rp100 Triliun
-
Gegara Hilirisasi Alumunium, Inalum Raih Kinerja Moncer di 2025
-
Di Tengah Mati Lampu Masal, Petinggi PLN Bisa Kantongi Gaji Ratusan Juta Setiap Bulan?
-
Pemerintah Kucurkan Paket Stimulus Ekonomi Rp 26,34 T di Semester II 2026, Ini Rinciannya
-
Satgas PASTI Tutup 27 Gadai Ilegal dan 228 Pedagang Kripto Bodong, Masyarakat Diminta Waspada
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026