Suara.com - PT MNC Investama Tbk (BHIT atau MNC Group) dan Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenKopUKM) Republik Indonesia menandatangani nota kesepahaman sebagai komitmen bersama mendorong digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui inovasi dan transformasi digital, seperti layanan digital banking, pengembangan transaksi cashless, akses pembiayaan, ekspansi e-commerce, distribusi konten digital, dan lain-lain.
Berbagai program telah dan akan disusun bersama MNC Group untuk meningkatkan kemampuan digital UMKM Indonesia. Salah satunya melalui program acara Indonesian Authentic Merchant di MNCTV.
Sekaligus untuk merayakan HUT ke-30 MNCTV, maka melalui salah satu televisi milik PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) ini akan menayangkan 30 episode spesial mengenai cerita para pelaku UMKM atau warung di bawah naungan SMESCO Indonesia untuk membantu promosi produk-produk lokal yang inovatif, dan inspiratif melalui program televisi
Usai penandatanganan, sekitar 150 perwakilan komunitas UMKM langsung mendapatkan sosialisasi dan pendampingan bersama MNC Group untuk lebih memahami peluang bisnis yang ditawarkan oleh MotionBanking, MotionPay, MNC e-commerce, dan Warung Migo.
Menteri Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia, Teten Masduki, menyambut baik inisiasi ini.
“Kami sangat mengapresiasi komitmen dan dukungan MNC Group untuk turut menggerakkan transformasi digital UMKM di Indonesia. Secara gabungan, UMKM menyerap sekitar 97% atau 117 juta tenaga kerja nasional, dan berkontribusi sekitar 60% terhadap total Pendapatan Domestik Bruto Indonesia,” ujar Teten ditulis Kamis (7/10/2021).
Namun disayangkan, imbuh Teten, masih banyak sekali para pelaku UMKM yang memiliki keterbatasan terhadap akses perbankan. Untuk itu dia berharap agar kontribusi MotionBanking akan meningkatkan jumlah produksi, omzet, skala usaha, dan peningkatan daya saing.
“Ditambah lagi kerjasama lainnya dengan promosi melalui media dan e-commerce, yang merupakan keunggulan MNC Group. Dengan UMKM go digital, akan membuka peluang lebih besar untuk mendongkrak ekspor karya-karya lokal,” ujar Teten.
Ikut andil dalam digitalisasi UMKM, Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo mengungkapkan, merupakan kehormatan bagi MNC Group ikut andil menjangkau 65 juta UMKM untuk bertransformasi digital dengan memanfaatkan kekuatan dan fitur teknologi di bidang media, jasa keuangan, dan e-commerce.
Baca Juga: Makin Berdaya, 3 UMKM Fashion Indonesia Siap Tembus Pasar Global
"Kolaborasi SMESCO dengan MotionBanking akan mendorong proses bisnis yang lebih aman, produktif, dan efisien serta memberikan peluang untuk berkembang dengan bantuan pembiayaan," ucapnya.
"Selain itu, berbagai inisiasi dengan unit bisnis milik MNC Group diharapkan dapat membantu memajukan UMKM di Indonesia. Kami yakin kolaborasi KemenKopUKM dengan MNC Group akan menjadi solusi dari berbagai tantangan yang dihadapi pelaku UMKM dan menyebarkan dampak positif bagi jutaan masyarakat Indonesia melalui ekspansi digital,” Hary Tanoesoedibjo menambahkan.
Untuk diketahui, sejauh ini UMKM di Indonesia seringkali menjadi sorotan dalam pembicaraan mengenai perkembangan ekonomi di Indonesia. Pasalnya, sebagian besar pelaku usaha di Indonesia merupakan pemilik usaha mikro, kecil, dan menengah.
UMKM memegang peranan penting dalam perekonomian nasional dengan total 65.465.497 unit atau 99,99% pelaku usaha di Indonesia. Usaha Mikro: 64.601.352 (98,7%); Usaha Kecil: 798.679; Usaha Menengah: 65.465.
Sebagai upaya untuk mengembangkan UMKM Indonesia agar dapat mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, KemenKopUKM merasa perlu untuk mendigitalisasi UMKM.
Masuknya para UMKM ke digital, bisa memperluas jangkauan pasar, tidak terbatas pada daerah sekitar, melainkan ke seluruh Indonesia hingga lingkup internasional.
Selain digitalisasi di captive market, digitalisasi di layanan keuangan membuka alternatif untuk pembiayaan, memecahkan salah satu masalah utama yang dihadapi UMKM.
Adapun dukungan lainnya dari MNC Group pada UMKM ialah melalui MotionBanking, aplikasi perbankan digital dari PT Bank MNC Internasional Tbk (BABP) dan MotionPay, aplikasi e-money, e-wallet, transfer digital dan transaksi QRIS, yang keduanya merupakan bagian dari PT MNC Kapital Indonesia Tbk (BCAP).
Bakal dikembangkan ekosistem financial technology (fintech) bersama SMESCO Indonesia, lembaga resmi di bawah KemenKopUKM, untuk lebih mengembangkan UMKM Indonesia.
Layanan perbankan digital dari MotionBanking ini akan menghubungkan para pelaku UMKM dengan berbagai kemudahan akses perbankan, termasuk pembiayaan, tabungan, deposito, kartu debit dan kartu kredit virtual.
Pelaku UMKM juga dapat menjadi agent network MotionBanking untuk turut berperan dalam user acquisition serta menjadi agen penjualan berbagai layanan keuangan digital yang disediakan MotionPay yang sering disebut sebagai Payment Point Online Bank (PPOB) dan juga menggunakan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran offline di merchant.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Ramadan Jadi Momentum Refleksi Finansial, Nanovest Ajak Investor Susun Portofolio Sehat
-
S&P Peringatkan Indonesia soal Tekanan Fiskal, Ada Risiko Penurunan Rating
-
Kementerian ESDM: Perusahaan Amerika Tetap Harus Investasi Jika Mau Akses Mineral Kritis Indonesia
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan