Suara.com - The Iconomics kembali menggelar apresiasi kepada perusahaan-perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam Indonesia BUMN Awards 2021. Program ini menjadi panggung penghargaan paling semarak terhadap praktik pembentukan citra BUMN, karena untuk pertama kalinya diselenggarakan event penilaian prestasi branding yang sekaligus meliputi 4 karya terbesar insan komunikasi dan public relations (PR).
Adapun empat karya tersebut meliputi BUMN Brand Equity Award sebagai Penghargaan brand BUMN yang memiliki Brand Awareness & Reputation tertinggi di kategori industrinya.
Kedua, BUMN Annual Report Award yakni Penghargaan annual report 2020 BUMN yang memiliki kreativitas ide, kualitas eksekusi dan kesesuaian dengan tema terbaik di kategori industrinya.
Ketiga, BUMN Company Profile Award (Video + Print) yakni Penghargaan company profile 2020-2021 BUMN, yang memiliki kreativitas ide, kualitas eksekusi dan kesesuaian dengan tema terbaik di kategori industrinya.
Keempat, BUMN Corporate Communications & PR Strategy Award yakni Penghargaan terhadap strategi komunikasi dan PR BUMN selama tahun 2020-2021 dengan kreativitas ide, kesesuaian dengan corporate objectives, dan efektivitas kampanye terbaik di industrinya.
Dalam penghargaan ini dibagi dalam 2 kelompok besar, yakni brand equity dan corporate brand communication awards. Dalam brand equity terdiri dari Brand Popularity, Brand Image, Customer Satisfaction dan Social Economy Contribution.
Sedangkan pada Corporate Communications Awards terdiri dari Annual Report, Company Profile Video, Company Profile Print dan Corporate Communications & PR Strategy.
Metodologi yang digunakan untuk memilih perusahaan-perusahaan BUMN yang masuk dalam kategori-kategori tersebut menggunakan sejumlah rangkaian survei dan penjurian.
Founder & CEO The Iconomics Bram S. Putro menceritakan proses penjurian yang dilakukan secara online mengeksplorasi informasi yang sangat luar biasa dari para perusahaan BUMN.
Baca Juga: Koasuransi Merah Putih Langkah Awal IFG Sebagai Ketua BUMN Klaster Asuransi dan Dapen
"Dalam penjurian ini juga melibatkan sejumlah praktisi dan periset yang reputable untuk memberikan penilaian kepada para kandidat," kata Bram ditulis Rabu (13/10/2021).
Dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, penguatan brand equity menjadi kunci yang sangat penting bagi perusahaan BUMN. BUMN harus senantiasa menjaga reputasinya di tengah disrupsi yang terjadi saat ini.
Oleh karena itu, tidak hanya penghargaan melalui Indonesia BUMN Awards 2021, tapi ada juga seminar yang harapannya dapat memberikan insight kepada para perusahaan BUMN.
Hadir dalam acara ini Ketua Komisi VI Faisol Riza, Wakil Ketua Komisi VI Aria Bima, Anggota Komisi VI Nusron Wahid, Bendahara Umum BPP Perhumas Hery Kurniawan, Direktur Program dan Produksi RRI Soleman Yusuf dan Ketua Umum BPP Perhumas Agung Laksamana.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Susah Cari Beras? Ini Penyebab Rak Retail Modern Mulai Kosong
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?