Suara.com - BPJS Ketenagakerjaan (BPJamsostek), melalui Kantor Wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) menyelenggarakan program vaksinasi untuk peserta BPJamsostek dan masyarakat umum, Rabu (13/10/2021). Kegiatan yang dilakukan di Lapangan Benteng Kota Medan ini merupakan rangkaian dari Program Vaksinasi Bersama BPJamsostek, yang diinisiasi untuk mendukung program pemerintah dalam pengentasan Covid-19.
Pada penyelenggaraannya, BPJamsostek berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Kodim 0201/Medan menargetkan 10.000 dosis vaksin untuk 2 tahap. Selain menyelenggarakan vaksinasi, BPJamsostek juga membagikan paket penambah imun dan penyerahan simbolis santunan Program Jamsostek.
Hadir langsung menyukseskan acara tersebut, Wakil Gubernur Sumatera Utara, Musa Rajekshah, Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo, Kapok Sahli Pangdam I Bukit Barisan Brigjend TNI Junaedi dan Wakapolda Sumatera Utara Brigjend Pol Dadang Hartanto.
Dalam sambutannya, Musa Rajekshah menyampaikan, ia mengapresiasi yang dilakukan oleh BPJamsostek kepada masyarakat Medan, terutama para pekerja yang menjadi tulang punggung perekonomian.
"Pada kesempatan ini, kami dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara berterima kasih kepada BPJamsostek atas kegiatan vaksinasi yang dilaksanakan hari ini, dan terima kasih kami kepada Pangdam melalui Kodim yang sudah bekerja sama dengan BPJamsostek, serta Polri. Selama ini, vaksin di Sumatera Utara ini begitu pesat karena bantuan dari TNI-Polri, dan pemerintah provinsi, kabupaten, kota,” jelas Ijeck, sapaan akrab Musa Rajekshah.
Ia menambahkan, saat ini, Provinsi Sumatera Utara, dengan jumlah penduduk kurang lebih 15 juta orang, 11 juta diantaranya menjadi target yang harus tervaksin. Posisi hari ini mencapai 38% dari jumlah target vaksin tahap pertama, dan sebanyak 22,8% telah menerima vaksin penuh atau dua kali dosis penyuntikan.
“Kita berharap, ke depan tetap pelayanan yang selama ini sudah baik kepada tenaga-tenaga kerja agar terus ditingkatkan. Kita sama-sama lihat pemberian santunan kecelakaan kerja, bahkan santunan beasiswa. Mudah-mudahan ini juga bisa diikuti seluruhnya BUMN-BUMD yang lain dalam kegiatan vaksin,” ungkap Ijeck.
Program Vaksinasi Bersama BPJamsostek ini merupakan yang ke-20 kali digelar, dan sedikitnya 103.400 dosis vaksin telah disebarkan kepada masyarakat pekerja di berbagai kota.
Selanjutnya Direktur Utama BPJamsostek, Anggoro Eko Cahyo mengatakan, pihaknya akan terus bekerja sama dengan berbagai pihak, agar kegiatan ini terus berjalan di seluruh Indonesia.
Baca Juga: BPJamsostek Gandeng ShopeePay untuk Mudahkan Peserta Bayar Iuran
“Kami mengapresiasi kegiatan hari ini, karena didukung oleh Pemprov Sumatera Utara. Kita semua ertanggung jawab untuk segera keluar dari pandemi ini, mempercepat heard immunity. Ini adalah bagian dari tugas kami di BPJS Ketenagakerjaan untuk adaptif melindungi para pekerja,” tegas Anggoro.
Menutup acara, Anggoro berharap, kegiatan Vaksinasi Bersama BPJamsostek ini terus berlanjut di seluruh wilayah Indonesia. Ia juga berharap, kegiatan pemberian simbolis santunan kecelakaan kerja dan beasiswa yang dilaksanakan bisa menjadi edukasi bagi para pekerja yang belum mengikuti jaminan sosial ketenagakerjaan.
"Semoga dengan upaya yang dilakukan oleh BPJamsostek melalui vaksinasi ini, seluruh pekerja dapat bekerja dengan tenang, produktivitasnya meningkat dan akan berdampak pada percepatan pemulihan ekonomi nasional," pungkasnya.
Berita Terkait
-
BPJamsostek Serahkan Langsung Piala dan Hadiah kepada Gubernur DIY
-
Pekan Ini, BPJamsostek Gelar Vaksinasi di 2 Titik Berbeda di DKI Jakarta
-
BPJamsostek Gandeng ShopeePay untuk Mudahkan Peserta Bayar Iuran
-
Lindungi Tenaga Pendidik Keagamaan, Pemprov Jabar dan BPJamsostek Raih Rekor MURI
-
Sukseskan Herd Immunity, BPJamsostek Gelar Vaksinasi untuk Pekerja di Samarinda
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan