Suara.com - Kondisi masyarakat Indonesia yang kental dengan budaya gotong royong membuat perkembangan fundraising tumbuh cepat. Maka tak heran jika semakin banyak lembaga sosial yang muncul, mereka bisa tumbuh bersama-sama sebab potensi kedermawanan orang Indonesia amat besar.
Untuk itu, Institut Fundraising Indonesia (IFI) mengapresiasi lembaga-lembaga yang telah berkiprah dalam sosial kemanusiaan di Indonesia dengan kembali menggelar Indonesia Fundraising Award 2021.
IFA 2021 kembali digelar untuk kedua kalinya pada tanggal 4 November 2021 di hotel Arosa, setelah tahun lalu sukses menggelar IFA 2020 yang pertama secara online.
“Lembaga-lembaga ini sangat harus diapresiasi keberadaannya karena telah menggerakkan kepercayaan publik untuk terus berbagi terhadap sesama. IFI merasa wajib untuk memberikan penghargaan kepada lembaga sosial kemanusiaan ini,”ujar Direktur IFI, Arlina F.Saliman ditulis Jumat (5/11/2021).
Arlina menyebut, penghargaan ini juga diharapkan bisa mendorong lembaga sosial kemanusiaan agar termotivasi melakukan fundraising.
“Karena tujuan fundraising sendiri adalah untuk kemandirian organisasi atau lembaga,”ujar Arlina.
Arlina berharap, IFA Award juga dapat mendorong ketertarikan anak-anak muda untuk masuk ke dalam dunia sosial kemanusiaan.
“Agar nantinya tercipta kaderisasi SDM,”ujarnya.
Selain itu, diharapkan nantinya award ini dapat mendorong lembaga sosial kemanusian untuk mengelola lembaganya secara profesional dan transparan.
Baca Juga: Sedekah Pangan Nasional, ACT Siapkan Gudang Beras dan Air Minum di Bogor
“Dengan begitu, lembaga zakat dapat dipercaya publik dalam setiap program yang dikampanyekannya,”ungkap Arlina.
Penjurian IFA Award dilakukan oleh Direktur KNKS Ahmad Juwani, Direktur IFI Arlina F.Saliman dan Direktur Eksekutif Forum Zakat (FOZ) Agus Budiyanto. Sebanyak 29 kategori nominasi yang akan dianugerahkan kepada berbagai lembaga. Para pemenang nominasi adalah lembaga-lembaga yang sudah berjibaku dalam kemanusiaan.
“Ini membuktikan bahwa banyak lembaga fundraising yang dipercaya masyarakat,”ujar Ahmad Juwani.
Kategori tersebut diantaranya Fundraising Zakat Terbaik , Fundraising Kemanusiaan Terbaik, Fundraising CSR Terbaik, Fundraising Digital Terbaik dan lainnya.
Berbagai lembaga masuk di dalam nominasi seperti Dompet Dhuafa, Baznas Bazis DKI, LazisMu, BMM, YBM BRI, Gerak Bareng, Kitabisa.com dan lembaga-lembaga besar lainnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN