Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada penutupan perdagangan sore ini, berakhir di zona merah. IHSG ditutup melemah ke posisi 6.677.
Mengutip data RTI, Selasa (23/11/2021) indeks ditutup melemah 0,67 persen atau turun 45 basis point. IHSG bergerak dari batas atas di level 6.732 hingga batas bawah pada level 6.662 setelah dibuka pada level 6.716.
Investor melakukan transaksi senilai Rp14,9 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp11 triliun. Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp3,7 triliun dan aksi jual sebesar Rp3,6 triliun.
Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp92,7 miliar.
Sebanyak 349 saham terpantau melemah, 177 saham menguat dan 142 saham tidak diperdagangkan sama sekali.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham GLOB yang naik 70 point atau menguat 35,00 persen ke level 270. Dilanjutkan BUKK yang naik 285 point atau menguat 24,78 persen ke level 1.435.
Selanjutnya saham KBAG menguat 22,09 persen atau bertambah 19 point ke level 105. INDX menguat 20,18 persen atau naik 22 point ke level 131. LRNA menguat 18,08 persen atau naik 34 point ke level 222.
Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham SINI 20 point atau melemah 6,99 persen ke level 266. TMAS melemah 6,99 persen atau koreksi 50 point ke level 665.
Selanjutnya saham BBHI terkoreksi 550 point atau melemah 6,98 persen ke level 7.325. BCIP turun 9 point atau melemah 6,97 persen ke level 120. IBST melemah 600 point atau turun 6,97 persen ke level 8.000.
Baca Juga: Teruskan Pelemahan, IHSG Selasa Pagi Dibuka Merah di 6.716
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Purbaya Sidak Pabrik Baja Asal China, Diduga Akali Pajak karena Cuma Bayar Rp 20 M
-
Bitcoin dkk Diramal Bisa Jadi Sistem Finansial Alternatif RI Dalam Waktu 3 Tahun
-
5 Tahun Holding UMi: Lebih Mudah, Dekat dan Berdampak untuk Nasabah PNM Mekaar
-
Delapan Klaster Program Prioritas Nasional di 2027
-
Bahlil Minta Lebih Banyak Lahan untuk Sawit demi Ambisi B80
-
Bahlil Stop Ekspor Batu Bara Usai PLN Kekurangan Pasokan
-
Sandiaga Uno Suntik Modal MUTU, Pasar Karbon RI Jadi Incaran
-
Jasa Marga Tingkatkan Komitmen Pengelolaan Green Toll Road dan Transformasi Rest Area Berkelanjutan
-
LPS Naikkan Bunga Penjaminan Simpanan Rupiah, Kini Tembus 3,75%
-
Toko Online Wajib Punya NIB, Termasuk Penjual Barang Bekas: Ini Ketentuannya