Suara.com - Kaya raya jadi tujuan banyak orang di masa kini. Terlepas dari faktor keluarga atau keturunan yang memang sudah kaya sejak lama, banyak orang berlomba-lomba mengumpulkan harta agar kaya raya.
Tiga wanita terkaya di Indonesia alias Crazy Rich versi Forbes ini masuk dalam 50 orang terkaya di Indonesia tahun 2021.
Tiga wanita itu adalah Marina Budiman, Arini Subianto, dan Kartini Muljadi. Mengutip Makassar Terkini (jaringan Suara.com), Marina Budiman tidak lain adalah Presiden Komisaris perusahaan data center PT DCI Indonesia Tbk (DCII).
Kekayaan Marina diperkirakan mencapai 1,5 miliar dolar AS atau sekitar Rp 21,5 triliun dengan kurs Rp 14.350 per dolar AS. Marina menempati urutan ke-30 orang terkaya di Indonesia.
Usia Marina kini sudah 60 tahun. Pada awal karirnya, ia menjalin kerjasama bersama Otto Toto Sugiri pada 1985 di perbankan dan pada 1989 bergabung dengan Sigma Cipta Caraka.
Marina sudah sejak lama fokus pada teknologi dan mendirikan Indonet pada 1994. Perusahaan penyedia layanan internet pertama di Tanah Air itu berumur panjang hingga akhirnya mendirikan DCI pada 2011 bersama Otto.
Kemudian, di urutan kedua ada Arini Subianto.Arini merupakan anak tertua dari pengusaha Benny Subianto. Saat Benny meninggal dunia pada 2017 silam, Arini menjadi pewaris kerajaan bisnis Benny yang bernilai triliunan rupiah.
Arini kini tercatat sebagai Presiden Direktur Persada Capital Investama, perusahaan induk untuk sejumlah perusahaan yang berjalan di sektor pengolahan kayu, produksi minyak sawit, karet, dan batu bara.
Anak usaha dari Grup Persada bergerak di bidang Persada Capital juga tercatat sebagai pemegang saham minoritas di PT Adaro Energy Tbk (ADRO).
Baca Juga: Mengenal Robert Budi Hartono, Orang Terkaya di Indonesia Pemilik Djarum
Selain itu, Persada Grup juga aktif berinvestasi di sejumlah perusahaan rintisan (startup) sejak 2017. Perempuan yang kini berusia sekitar 50 tahun itu tercatat memiliki kekayaan mencapai 975 juta dolar AS atau sekitar Rp 14 triliun dan membawanya ke urutan 44 orang terkaya di Indonesia.
Pada urutan ketiga, yakni Kartini Muljadi bukanlah nama asing di kalangan konglomerat Indonesia. Kartini merupakan pemilik grup farmasi terbesar di Indonesia, yaitu PT Tempo Scan Pacific Tbk (TSPC).
Ia juga memiliki firma hukum ‘Kartini Muljadi dan Rekan’ yang berada di kawasan Sudirman. Dengan usianya yang kini mencapai 91 tahun ini, Kartini memiliki harta 695 juta dolar AS atau sekitar Rp 10 triliun dan berada di posisi ke-50 orang terkaya di Tanah Air.
Berita Terkait
-
Daftar 3 Wanita Terkaya Indonesia 2021 versi Forbes
-
Tajirnya Kebangetan, Hartono Bersaudara Tetap Menjadi Orang Terkaya di Indonesia
-
Harta Tak Dibawa Mati, Salah Satu Orang Terkaya Indonesia Ajak Konglomerat Rajin Berbagi
-
Profil 9 Naga Penguasa Ekonomi Indonesia, Deretan Orang Terkaya dengan Bisnis Melimpah
-
Mengenal Robert Budi Hartono, Orang Terkaya di Indonesia Pemilik Djarum
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Anggaran Dana Pensiun DPR-Pejabat Diusulkan untuk Guru Honorer hingga Nakes
-
Perhatian Pemudik! Rest Area KM 52B Bisa Ditutup Sewaktu-waktu Saat Arus Balik
-
Purbaya Yakin Pertumbuhan Ekonomi RI 5,7% di Q1 2026 Meski Ada Perang AS vs Iran
-
Pertumbuhan Ekonomi RI Bisa Capai 5,6 Persen Berkat Mudik Lebaran 2026
-
285 Ribu Kendaraan Bakal Padati Jalan Tol Trans Jawa pada 24 Maret
-
LPEI Ungkap Risiko Konflik Timur Tengah ke Kinerja Ekspor Indonesia Masih Terbatas
-
Harga Minyak Dunia Bisa Tembus 120 Dolar AS per Barel Sepanjang 2026, Naik 2 Kali Lipat
-
Kendaraan Arus Balik Mulai Ramai, Rest Area di Tol Semarang Terapkan Pola Buka-Tutup
-
Bank Indonesia: Uang Beredar Tumbuh Kuat, Ini Pendorongnya
-
HFM dan Arsenal Umumkan Kemitraan Global Jangka Panjang