Suara.com - Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, mencatat jumlah ekspor cumi-cumi beku hasil tangkapan nelayan di daerah itu hingga November mencapai 601 ton.
Kepala Bidang Usaha Perikanan Dinas Perikanan Kabupaten Belitung, Susanto mengatakan volume cumi-cumi hasil tangkapan nelayan yang berhasil di ekspor mencapai 601 ton dengan negara tujuan Singapura, Malaysia, Thailand dan Australia.
"Cumi-cumi ini merupakan salah satu komoditi primadona ekspor hasil perikanan dari Belitung," kata Susanto di Tanjung Pandan, Senin (27/12/2021).
Menurut dia, jumlah ekspor tersebut merupakan data yang tercatat di Dinas Perikanan Belitung baik yang melalui Jakarta atau ekspor langsung dari Belitung menuju negara tujuan.
Selain cumi-cumi, komoditi hasil perikanan Belitung lainnya yang juga diekspor ke luar negeri yakni ikan ekor kuning sebanyak 666,5 ton, pisang-pisang 261 ton dan siput gong-gong 36,73 ton.
Susanto menambahkan, Dinas Perikanan juga berencana membuka pasar baru ekspor hasil perikanan di daerah itu. "Termasuk negara-negara di kawasan Eropa lainnya. kami akan coba buka pasar baru," ujarnya.
Dia mengatakan, ekspor hasil perikanan tersebut telah melewati standar pengujian mutu dan pemeriksaan lainnya sesuai dengan aturan dan ketentuan yang berlaku.
"Kami berharap kegiatan ekspor ini dapat meningkatkan pendapatan daerah dan juga nelayan," katanya. (Antara)
Baca Juga: Kasus Kematian Akibat Covid-19 di Babel Bertambah Jadi 1.462 Orang
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Apa yang Tahan Lama? Ini 5 Produk yang Bisa Awet hingga 12 Jam
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
- 4 Pilihan Smart TV 32 Inci Rp1 Jutaan, Kualitas HD dan Hemat Daya
Pilihan
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
-
Selamat Jalan 'Babeh' Romi Jahat: Ikon Rock N Roll Kotor Indonesia Tutup Usia
-
Sidang Adat Pandji Pragiwaksono di Toraja Dijaga Ketat
-
Ziarah Telepon Selular: HP Sultan Motorola Aura Sampai Nokia Bunglon
-
Ucap Sumpah di atas Alkitab, Keponakan Prabowo Sah Jabat Deputi Gubernur BI
Terkini
-
Pelabuhan Karimun Masuk Radar Sanksi Uni Eropa terkait Distribusi Minyak Rusia
-
Strategi Bank Mandiri Taspen Perkuat Ekosistem Pensiunan
-
Pandu Sjahrir: Moodys Hanya Minta Kejelasan Arah Kebijakan Pemerintah
-
Kemenhub Deadline Kapal Penyeberangan: Bereskan Izin atau Dilarang Mudik
-
Kilau Emas Menggoda, Pembiayaan BCA Syariah Melesat 238 Persen
-
Antisipasi Mudik Lebaran 2026, KSOP Tanjung Wangi Siagakan 55 Kapal di Selat Bali
-
Skandal Ribuan Kontainer China: Mafia Impor Diduga Gerogoti Institusi Bea Cukai
-
Kinerja 2025 Moncer, Analyst Rekomendasikan 'BUY' Saham BRIS
-
BPDP Akui Produktivitas Sawit Indonesia Kalah dari Malaysia
-
Pemerintah Umumkan Jadwal WFA Periode Ramadan-Lebaran, Berlaku buat ASN dan Swasta