Suara.com - Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS melalui program LPS Peduli Bakti Bagi Negeri memberikan bantuan dana sebesar Rp1,55 miliar bagi masyarakat yang terdampak bencana erupsi Gunung Semeru.
"Bencana erupsi Semeru menelan banyak korban jiwa serta kerugian materiil dan immateriil. Karenanya, kami tergerak untuk turut membantu saudara-saudara kami melalui kegiatan CSR LPS Peduli Bakti Bagi Negeri," kata Pgs Sekretaris Lembaga LPS Muhamad Yusron dalam acara penyerahan bantuan yang digelar secara simbolis lewat daring di Jakarta, Rabu (29/12/2021).
Nantinya, bantuan tersebut akan diserahterimakan kepada Pemerintah Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, melalui rekening Badan Amil Zakat Nasional atau BAZNAS Kabupaten Lumajang.
Kepala BPBD Kabupaten Lumajang Indra Laksana, menyambut baik inisiatif dan kepedulian LPS tersebut. Menurut dia, bantuan ini sangat besar manfaatnya untuk turut meringankan beban pemerintah daerah setempat dalam penanganan pasca bencana.
"Terima kasih sekali kami haturkan, nantinya bantuan tersebut akan kami gunakan untuk pembangunan Hunian Sementara atau Huntara bagi masyarakat. Kemudian untuk penyediaan kebutuhan masyarakat seperti logistik, obat-obatan, pelayanan kesehatan dan kegiatan pembersihan lingkungan,” ujar Indra.
Selain dari kegiatan rutin LPS untuk menjaga stabilitas sistem perbankan, sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat, LPS juga mempunyai kegiatan sosial berupa kegiatan CSR LPS yaitu “LPS Peduli, Bakti Bagi Negeri”.
Bentuk pemberian bantuan meliputi bantuan tanggap bencana, bantuan sosial kesehatan, bantuan pendidikan bagi masyarakat tidak mampu, bantuan pemberdayaan ekonomi, serta bantuan pelestarian lingkungan. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS