Suara.com - Harga emas dan perak dunia menyentuh level tertingginya pada perdagangan Kamis, terangkat imbas kekhawatiran seputar inflasi dan ketegangan Rusia-Ukraina.
Mengutip CNBC, Jumat (21/1/2022) harga emas spot naik 0,2 persen menjadi USD1.842,87 per ounce menuju level tertinggi sejak 22 November.
Sementara itu, emas berjangka Amerika Serikat ditutup melemah tipis 0,03 persen menjadi USD1.842,50 per ounce.
Sedangkan perak ditutup melambung 2,0 persen menjadi USD24,71 per ounce. Posisi terbaik juga lebih dari 2 bulan.
Analis RJO Futures Daniel Pavilonis mengatakan aktor utama yang mendorong emas adalah inflasi, yang meningkatkan daya tariknya sebagai lindung nilai terhadap kenaikan harga.
"Pasar sepertinya ingin terus bergerak lebih tinggi, dan ini adalah putaran yang terpenuhi dengan sendirinya dengan lebih banyak data yang keluar dan menunjukkan bahwa inflasi tidak sementara," kata Daniel.
Data yang dirilis Kamis menunjukkan jumlah warga Amerika yang mengajukan klaim baru untuk tunjangan pengangguran meningkat minggu lalu.
Mencerminkan selera investor, kepemilikan ETF emas terbesar, SPDR Gold Trust, melonjak ke level tertinggi sejak pertengahan Desember.
Sementara itu analis dari ActivTrades, Ricardo Evangelista mengatakan, meningkatnya ketidakstabilan geopolitik, terutama ketegangan Rusia-Ukraina, juga mendukung emas.
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini, Antam Meroket Rp12.000 Per Gram
"Rusia mengerahkan pasukan di perbatasannya dengan Ukraina, dan negara-negara Barat khawatir Moskwa merencanakan serangan baru," ucapnya.
Namun, kenaikan suku bunga tetap menjadi tantangan potensial karena hal itu berarti opportunity cost yang lebih tinggi untuk menahan emas yang tidak memberikan imbal hasil. Federal Reserve dapat memperketat kebijakan moneter lebih cepat dari ekspektasi ketika bertemu pekan depan.
Sementara logam platinum melejit 2,6 persen menjadi USD1.048,60 per ounce dan paladium meroket 3,4 persen menjadi USD2.068,85 per ounce, keduanya mencapai level tertinggi dalam dua bulan. Paladium menguat lebih dari 7 persen pada sesi Rabu, sementara platinum melonjak 5 persen.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 5 Rekomendasi Sepeda Lipat di Bawah 5 Juta yang Ringan dan Stylish, Mobilitas Semakin Nyaman
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Belanja Pakaian Naik Tapi Pabrik Tekstil Boncos, Kemenperin: Impor Terus
-
BRI Cetak Laba Rp57,13 Triliun di 2025, Kredit Tumbuh 12,3% dan NPL 3,07%
-
Indeks Kepercayaan Industri Merosot di Februari ke Level 54,02
-
Tanpa Tim HR, UKM Kini Bisa Rekrut Karyawan Pakai AI
-
Menkop Mau Evaluasi Jarak Alfamart-Indomaret dengan Pasar Tradisional
-
Gandeng Inggris, OJK Pecut Perbankan Percepat Pembiayaan Iklim
-
56,3 Juta Pengguna QRIS, Indonesia Jadi Target Ekspansi AI Perbankan
-
Danantara Pertimbangkan Garuda Indonesia Cicil Beli 50 Pesawat Boeing
-
IHSG Ditutup Longsor Lagi, 494 Saham Kebakaran
-
LPDP Ungkap Beasiswa Kini Fokus ke Program STEM, AI-Semikonduktor, hingga Hilirisasi