Suara.com - Dedi Mulyadi merupakan anggota DPR RI periode 2019-2024. Sebelumnya dia juga adalah Bupati Purwakarta periode 2013-2018. Karier politiknya ternyata sejalan dengan kesuksesan bisnis Dedi Mulyadi.
Bukan cuma itu, Dedi ternyata memiliki channel Youtube Kang Dedi Mulyadi Channel dengan tiga juta lebih subscriber. Video dari politikus Partai Golkar ini bahkan telah ditonton lebih dari 600 juta kali.
Kontennya pun beragam. Kang Dedi, sapaan akrabnya, biasa mengunggah aktivitas bersama keluarga. Ada juga kisah-kisah inspiratif, dan kegiatannya menemui anggota masyarakat. Berkat popularitasnya di jagat Youtube, Dedi sempat masuk sepuluh besar bursa capres. Namun, dia sendiri tak banyak berkomentar terkait hal ini.
Kehidupan Dedi Mulyadi selama ini identik dengan kariernya sebagai politikus di daerah maupun pusat. Tidak tampak bahwa dirinya memiliki usaha atau pekerjaan lain.
Namun, diketahui Dedi memiliki rumah yang mewah dengan kolam ikan yang cukup besar. Arsitektur rumahnya dengan teras model joglo sangat tradisional. Dia juga memiliki pekarangan dan jalan setapak dengan bebatuan.
Meski tak menampakkan bisnisnya, sebenarnya Dedi Mulyadi berhasil mendapatkan uang dari pengelolaan channel Youtube. Diperkirakan dirinya mengantongi sedikitnya Rp138 juta-Rp2 miliar dari jaringan Youtube dengan tiga juta subscriber tersebut.
Penghasilannya masih ditambah dengan gaji serta tunjangan sebagai anggota DPR. Dedi juga diketahui pernah bergelut di industri tekstil karena pernah bergabung sebagai Sekretaris Pimpinan Pusat Serikat Pekerja Textil, Sandang dan Kulit Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (PP SPTSK KSPSI).
Dedi menyebutkan dengan kariernya yang sekarang dia berhasil mengangkat derajat keluarga. Seperti diketahui, laki-laki kelahiran Subang, 11 April 1971 itu merupakan putra bungsu dari sembilan bersaudara. Ayahnya merupakan pensiunan dini dari prajurit TNI karena sakit. Sementara ibunya, bekerja sebagai petani dan pedagang. Sejak kecil Dedi terbiasa hidup dengan penuh perjuangan.
Dedi menempuh pendidikan dasar dan menengah di kota kelahirannya, Subang Jawa Barat. Dia tamat SD Subakti Subang pada 1984. Setelah itu dia melanjutkan ke SMP Kalijati, Subang dan SMA Negeri Purwadadi, Subang. Setelahnya, Dedi hijrah ke Purwakarta, Jawa Barat untuk menamatkan studi hukum di Sekolah Tinggi Hukum Purnawarman.
Baca Juga: Pernah Tidur Bareng, Dimas Beck Ngaku Sudah Tidak Perjaka ke Nikita Mirzani
Kontributor : Nadia Lutfiana Mawarni
Berita Terkait
-
YouTube Mendapat Kritikan, Dituduh Mendiskriminasi Korea Selatan
-
Temukan Tambang Ilegal Pakai Bahan Peledak di Karawang, Dedi Mulyadi Minta Polri Tindak Tegas
-
10 Tips Belajar Efektif, Ternyata Tak Hanya Fokus Tapi Juga Harus Diimbangi Olahraga dan Tidur yang Cukup!
-
Cara Live Streaming YouTube dari HP, Minimal 1.000 Subscriber
-
Pernah Tidur Bareng, Dimas Beck Ngaku Sudah Tidak Perjaka ke Nikita Mirzani
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN