Suara.com - Sebanyak 1.400 karyawan Bank Bukopin mengundurkan diri atau resign pada Desember 2021. Corporate Communication KB Bukopin Tyas Hardi mengatakan, hal tersebut disebabkan karena perusahaan membuka program pensiun dini yang ditawarkan kepada seluruh karyawan.
"Kami hanya selalu bilang 1.400-an. Programmya berakhir di Desember tanggal 27 kemarin. Program dibuka kurang lebih selama sebulan," ujar Tyas saat dikonfirmasi, Selasa (25/1/2022).
Tyas mengatakan, saat ini fokus perseroan adalah melakukan transformasi pada pelayanan nasabah. Menurutnya, KB Bukopin akan fokus pada pertumbuhan berbasis teknologi dengan mengembangkan ekosistem IT, yakni NGBS (New Generation Banking System).
NGBS merupakan inisiatif transformasi teknologi yang dilakukan untuk meningkatkan performa IT KB Bukopin sehingga mampu memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.
Sementara itu, President Director KB Bukopin Chang Su Choi mengatakan, perusahaan akan terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan, keamanan, dan kenyamanan pada setiap produk dan layanan serta fokus kepada kebutuhan pelanggan.
"Adanya pergeseran perilaku serta dinamika global yang adaptif menuntut KB Bukopin untuk terus berinovasi dan tumbuh untuk meningkatkan pelayanan kepada nasabah," ujar Choi.
Sementara pada segmen consumer, KB Bukopin telah menggandeng girlband Korea yang tengah bersinar, AESPA.
"Kami menyadari pasar K-POP di Indonesia sangat besar. maka dari itu, sebentar lagi kita akan banyak melihat materi AESPA di Indonesia," ujarnya.
Seperti diketahui, beberapa waktu lalu KB Bukopin telah membuat terobosan dengan mengandeng boyband fenomenal dari Korea. Kini, dengan hadirnya AESPA, diharapkan memberikan konsistensi KB Bukopin dalam hal aktivitas promosi yang berkualitas.
Baca Juga: 1.400 Karyawan Terbaik Bank Bukopin Resign Massal, Presiden Direktur: Pelayanan Tak Terpengaruh
Berita ini juga dimuat Wartaekonomi.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Sebanyak 1.400 Pegawai KB Bukopin Resign pada Desember 2021"
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim