Suara.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) DKI Jakarta kembali menggelar Program Pangan Murah Bersubsidi.
PT Food Station Tjipinang Jaya bersama BUMD pangan DKI Jakarta lainnya yakni Perumda Pasar Jaya dan Perumda Dharma Jaya kembali mendapatkan penugasan untuk menjalankan Program Pangan Murah Bersubsidi Pemprov DKI Jakarta.
Program tersebut dengan menyediakan bahan pangan berupa beras dengan kualitas premium, telur, ikan kembung dan susu UHT dalam kemasan karton. Adapun komoditi pangan yang bisa beli oleh warga Jakarta untuk masyarakat tertentu yang berhak adalah produk-produk sebagai berikut: Beras Premium Rp 30.000,-/5Kg, Daging Sapi Rp 35.000,-/1Kg, Daging Ayam Rp 8.000,-/1Ekor, Ikan Kembung Rp 13.000,-/1Kg, Telur Ayam Rp 10.000,-/1Tray, Susu UHT Rp 30.000,-/1Karton.
Kepala Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati menyampaikan bahwa program pangan bersubsidi untuk ketahanan pangan ini, selain bertujuan untuk meningkatkan akses pangan serta gizi anak-anak, dan warga Jakarta golongan tertentu, juga untuk stabilisasi harga pangan.
Adapun para penerima manfaat adalah pemegang KJP Plus, PJLP dg gaji maksimal 1,1 UMP, penghuni rusun, lansia yang tidak mampu dan terdaftar, penyandang disabilitas yang tidak mampu dan terdaftar, pekerja/buruh ber KTP DKI dan terdaftar, kader PKK yang tidak mampu memenuhi kebutuhan dasarnya dan terdaftar, guru non PNS dan tenaga kependidikan non PNS yang terdaftar.
“Terdaftar lebih dari 1.050.000 penerima manfaat yang dapat membeli produk pangan dengan kualitas yang baik dengan harga subsidi” ujarnya ditulis Rabu (2/2/2022).
Direktur Utama PT Food Station Tjipinang Jaya Pamrihadi Wiraryo mengatakan, sebagai bentuk tanggung jawab atas penugasan tersebut Food Station akan melayani warga DKI Jakarta penerima manfaat Program Pangan Bersubsidi atau Program Peningkatan Divertifikasi & Ketahanan Pangan Masyarakat.
“Terhitung mulai hari ini 2 Febuari 2022, program yang mulia dari Pemprov DKI Jakarta ini hadir kembali dan kami juga membuka gerai pengambilan pangan murah bersubsidi di halaman parkirnya di Pasar Induk Beras Cipinang (PIBC), tentunya juga di lokasi lain yang ditentukan oleh Pemprov DKI sebagai lokasi distribusi ” ungkapnya.
Lebih lanjut Pamrihadi menambahkan, khusus di lokasi PIBC layanan dibuka setiap hari kecuali hari Minggu. Proses pengambilan bahan pangan bersubsidi dilakukan dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 (wajib memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak).
Baca Juga: Fantastis, Pemkot Bekasi Anggarkan Rp2,3 Miliar untuk Pembangunan Kandang Kambing
“Kami membuka layanan di lokasi PIBC ini setiap hari mulai pukul 08.00-17.00 kecuali hari Minggu dan stok komoditinya pun lengkap, jadi untuk penerima manfaat yang berdomisili di Jakarta Timur, cukup datang ke lokasi Pasar Induk Beras Cipinang sebelah Bank DKI dan dilakukan dengan tetap menjaga Pro-Kes,” tandas Pamrihadi.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 3 HP Android dengan Kualitas Kamera Selevel iPhone 17 Pro Max, Cocok untuk Bikin Konten
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Pertamina Drilling dan Halliburton Indonesia Sepakat Jalin Kerja Sama Strategis
-
Investor Bitcoin Mulai Tinggalkan FOMO, Fokus ke Riset dan Strategi
-
Insentif Kendaraan Listrik Mundur ke Juli, Kemenperin Klaim Investor Masih Optimistis
-
Penutupan Alfamart Dikaitkan dengan KDMP, Perang Ritel Mulai Terjadi?
-
Bank Investasi China Berikan Pinjaman Rp71,5 Triliun untuk Indonesia, Mau Buat Apa?
-
BUMN Dana Pensiun Perluas Bantuan Hunian ke Pensiunan
-
Pertamina Salurkan Lebih dari 4.400 Hewan Kurban untuk Masyarakat pada hari raya Iduladha 2026
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp 3,96 Triliun dalam Dua Hari, BBCA Jadi Bulan-bulanan
-
Rupiah Anjlok ke Rp17.870 Hari Ini, Cek Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI, dan BNI
-
Cukai Tak Naik Jadi Angin Segar, Kinerja Industri Rokok Disebut Masih Tinggi