Suara.com - Ditengah kasus Omicron yang mulai meningkat ternyata kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) pun juga semakin tinggi. Enesis Group kembali memberikan bantuan untuk peningkatan protokol kesehatan di masa pandemi dan juga pencegahab DBD kepada Pemerintah Provinsi Bali.
Ketua Yayasan Enesis Indonesia, Elkana Lewerisa bersama Brand Manager Antis Hand Sanitizer, Tegar Baskoro hadir di Kantor Wakil Gubernur Bali, Denpasar.
Penyerahan simbolis diawali dengan audensi bersama Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace), yang didampingi oleh BPBD Bali yang diwakili oleh Kabid Kedaruratan Dan Logistik Nyoman Suanjaya, dan Diskominfos Bali yang diwakili oleh Yupi Wahyundari.
“Saya menyambut baik dan mengapresiasi teman-teman dari enesis group untuk membantu pemerintah provinsi Bali dan masyarakat Bali dalam rangka penanganan Covid-19 yang belum berakhir. Setelah tadi sudah dijelaskan ada 3.280 buah Soffell dan 1.000 Healthy Kit dan perlengkapan tersebut yang sampai saat ini masih kami perlukan. Mudah-mudahan dengan bantuan ini bisa langsung dimanfaatkan dan semoga tindakan mulia dari enesis group ini bisa ditiru Dan diikuti oleh pihak lain, karena pemerintah tidak bisa sendiri tanpa pihak swasta. Harapan kami, tentu teman-teman semua bisa bangkit termasuk enesis group dan menyadari bahwa pandemi ini tidak hanya berdampak atau menekan sektor pariwisata akan tetapi semua sektor tertekan,” Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Cok Ace).
Setelah penyerahan simbolis, pembagian healthy kit dilakukan di Pasar Kreneng, Denpasar.
“Hari ini kami datang bersama BPBD Bali kia membagikan healthy kit kepada mereka yang setiap hari masih harus beraktifitas sebagai pedagang. Pembagian Healthy Kit ini untuk memastikan pedagang-pedagang di Pasar Kreneng untuk selalu ingat dan tetap menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker, selalu mencuci tangan. Dan disini kami memberikan Healthy KIT, dimana didalamnya berisikan Masker, Antis Hand Sanitizer, Plossa Minyak Aromaterapi, Soffell Anti Nyamuk, Scrubber dan vitamin Amunizer. Produk-produk kesehatan dari Enesis Group ini diharapkan dapat melindungi para pedagang sehingga aman dan sehat.” ucap Elkana.
Berita ini sebelumnya dimuat Wartaekonomi.co.id jaringan Suara.com dengan judul "Cegah DBD di Tengah Pandemi, Enesis Kembali Salurkan Bantuan Kepada Wagub Bali"
Berita Terkait
Terpopuler
- 9 Sepatu Puma yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 9 HP Redmi RAM 8 GB Harga Rp1 Jutaan, Lancar Jaya Dipakai Multitasking
- Semurah Xpander Sekencang Pajero, Huawei-Wuling Rilis SUV Hybrid 'Huajing S'
- 5 Sepatu New Balance yang Diskon 50% di Foot Locker Sambut Akhir Tahun
- 5 Lem Sepatu Kuat Mulai Rp 3 Ribuan: Terbaik untuk Sneakers dan Bahan Kulit
Pilihan
-
Kutukan Pelatih Italia di Chelsea: Enzo Maresca Jadi Korban Ketujuh
-
4 HP Memori Jumbo Paling Murah dengan RAM 12 GB untuk Gaming Lancar
-
In This Economy: Banyolan Gen Z Hadapi Anomali Biaya Hidup di Sepanjang 2025
-
Ramalan Menkeu Purbaya soal IHSG Tembus 9.000 di Akhir Tahun Gagal Total
-
Tor Monitor! Ini Daftar Saham IPO Paling Gacor di 2025
Terkini
-
Dana Syariah Indonesia Kena Sanksi OJK, Gimana Nasib Uang Lender?
-
Update Iuran BPJS Kesehatan Tiap Kelas Tahun 2026, Menkeu Buka Suara
-
Duo Aguan-Salim Perkuat Cengkeraman di PANI, Bagaimana Prospeknya?
-
Daftar 70 Saham Force Delisting Awal 2026, Ada Emiten Sejuta Umat dan BUMN
-
Tarif Listrik Tidak Naik Hingga Maret 2026
-
8,23 Juta Penumpang Pesawat Wara-wiri di Bandara Selama Awal Nataru
-
Perhatian! Tarif Listrik Januari-Maret 2026 Tak Naik
-
Bea Keluar Batu Bara Belum Berlaku 1 Januari 2026, Ini Bocoran Purbaya
-
Tak Hanya Huntara, Bos Danantara Jamin Bakal Bangun Hunian Permanen Buat Korban Banjir
-
Purbaya Kesal UU Cipta Kerja Untungkan Pengusaha Batu Bara Tapi Rugikan Negara