Suara.com - Superyachts atau kapal pesiar mewah milik miliarder Rusia yang memiliki hubungan dengan Presiden Vladimir Putin ramai-ramai sedang bergerak meninggalkan negara yang kontra dengan Rusia.
Pasalnya, Amerika Serikat dan sekutunya tengah mempersiapkan sanksi lebih lanjut atas properti milik tapian Rusia setelah negara itu menginvasi ke Ukraina.
Data yang ditinjau oleh CNBC dari Marine Traffic menunjukkan bahwa setidaknya empat kapal pesiar besar milik para pemimpin bisnis Rusia telah bergerak menuju Montenegro dan Maladewa sejak beragam sanksi diumumkan dalam beberapa hari terakhir oleh para pemimpin dari seluruh dunia.
Properti para eksekutif Rusia yang ditargetkan kemungkinan akan terkena pukulan lagi, karena pemerintahan Biden baru-baru ini mengumumkan pembentukan gugus tugas yang akan membidik aset mereka yang menguntungkan, termasuk kapal pesiar dan rumah mewah.
Prancis menyusun daftar properti yang dimiliki oleh oligarki Rusia, termasuk mobil dan kapal pesiar, yang dapat disita di bawah sanksi Uni Eropa.
“Minggu mendatang, kami akan meluncurkan gugus tugas Transatlantik multilateral untuk mengidentifikasi, memburu, dan membekukan aset perusahaan dan oligarki Rusia yang terkena sanksi," tulis tweet terbaru Gedung Putih dikutip dari CNBC, Selasa (1/3/2022).
"Kapal pesiar mereka, rumah mewah mereka, dan keuntungan haram lainnya yang dapat kami temukan dan bekukan di bawah hukum," tambah tweet tersebut.
Dengan itu, beberapa orang terkaya Rusia memindahkan kapal mereka ke lokasi lain, dengan berharap dapat menghindari asetnya itu disita.
Vagit Alekperov, yang merupakan presiden Lukoil yang berbasis di Rusia, sedang berlayar dengan kapal pesiarnya ke Montenegro, menurut Marine Traffic.
Baca Juga: Dampak Invasi ke Ukraina, Kini Rusia Dikeluarkan dari Piala Dunia Dan Semua Kompetisi Internasional
Diperkirakan akan tiba di sana dalam beberapa hari mendatang dari Barcelona, Spanyol.
Kapal pesiar Alekperov dikenal sebagai Galactica Super Nova dan, menurut Superyacht Fan, yang melacak kedatangan dan kepergian kapal jenis ini.
Kapal ini memiliki kolam renang berlantai kaca 6 meter dengan air terjun. Dan helipad sentuh-dan-pergi, lift, dan klub pantai yang besar. Alekperov memiliki kekayaan bersih di bawah USD25 miliar, menurut Forbes.
Setidaknya tiga yacht milik miliarder Rusia lainnya semakin dekat dengan Maladewa, negara kecil yang terletak di Samudera Hindia. Negara kepulauan itu telah menjadi hotspot bagi wisatawan dari Rusia selama bertahun-tahun.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
- 4 Rekomendasi Sampo Urang-Aring untuk Menghitamkan dan Menyuburkan Rambut
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Pelindo Lakukan Soft Launching Layanan Kepelabuhanan di Perairan Nipa
-
Setelah Sah Jadi BUMN, Danantara Mulai Audisi Direksi DSI
-
Danantara Punya Yayasan Filantropi, Fokus Benahi Kesehatan dan Pendidikan
-
BRI Salurkan KUR Perumahan Rp9,2 Triliun, Menteri PKP Maruarar Sirait Ungkap Manfaat untuk UMKM
-
Viral Pantai Kartika di Konawe Selatan Hancur Digempur Tambang, Ini Perusahaan Pemilik Konsesinya
-
Qita by BRI Diluncurkan, Permudah Pengelolaan Finansial dan Gaya Hidup Digital
-
Pegadaian dan ANTAM Perkuat Sinergi Strategis untuk Kembangkan Ekosistem Emas Nasional
-
Industri Keramik Mulai Bangkit, Utilisasi Industri Naik ke 75 Persen Tahun Ini
-
Prabowo Siapkan Pelatihan Industri Semikonduktor untuk 15 Ribu Anak Muda
-
PLTS Berkapasitas 71,9 MW Resmi Dibangun, Terbesar di Sektor Semen RI