Suara.com - Jalur pelayaran Kota Surabaya, Jawa Timur dengan Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT) yang lama putus diharap bisa kembali dibuka.
"Ini untuk meningkatkan kerja sama antardaerah Surabaya dan Sikka," kata Wakil Ketua DPRD Surabaya A.H. Thony di Surabaya, Senin (7/3/2022).
Ia mengatakan, hasil bumi dari kawasan itu tidak bisa keluar ke Surabaya dan sebaliknya serta komoditi dari pelabuhan Surabaya tidak bisa masuk langsung ke Maumere. Akibatnya pertumbuhan di kawasan Indonesia Timur ini mengalami kemerosotan yang sangat tajam.
Sebenarnya, arus keluar dan masuk selama ini masih saja bisa terjadi tapi konsekuensinya harus melewati jalur yang lebih panjang.
Dengan ketersediaan barang tentunya dengan ongkos yang jauh lebih mahal dan menjadikan putaran ekonomi di kawasan Indonesia Timur melemah berjalan dengan biaya sangat tinggi.
Kemerosotan ekonomi itu terasa lebih parah ketika pembatasan-pembatasan semasa terjadinya pandemi COVID-19 terjadi. Agar hal tersebut tidak terus terjadi terus menerus, Pemerintah Kabupaten Sikka berupaya menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya.
Thony mengatakan, percepatan pemulihan ekonomi Kota Surabaya sebaiknya tidak hanya dilakukan pada tingkat lokal, namun juga harus dengan melebarkan sayap ke daerah lain.
Bahkan, lanjut dia, bila perlu Pemkot Surabaya harus bisa menjadi leader daerah lain dalam berbagai hal, terutama optimalisasi di sektor perdagangan. Apalagi Surabaya mempunyai pelabuhan yang besar, ini juga menjadi potensi yang bisa terus digenjot, dengan cara kerja sama dengan daerah lain.
Thony juga mengaku telah memfasilitasi Bupati Sikka Fransiscus Roberto Diogo saat berkunjung ke Surabaya beberapa hari lalu dalam upaya mendapatkan informasi dan menjajaki peluang kerja sama dengan Pemerintah Kota Surabaya.
Baca Juga: Link Live Streaming BRI Liga 1: Persita Tangerang vs Persebaya Surabaya
"Bupati Sikka saat itu menawarkan kerja sama dalam tiga bidang yakni bidang pendidikan, kesehatan dan dan ekonomi," ujarnya.
Untuk kerja sama bidang ekonomi, lanjut Thony, mereka menyampaikan bahwa di Kabupaten Sikka melimpah hasil bumi berupa coklat, vanili, cengkeh, pinang, ikan laut kualitas ekspor dan lainnya.
"Diharapkan hal-hal yang dibutuhkan di Surabaya, Pemkab Sikka siap memasok dan begitu sebaliknya. Sikka sedang gencar melakukan pembangunan barang-barang kebutuhannya didatangkan dari Surabaya," katanya.
Begitu juga soal hasil laut, kata dia, Kabupaten Sikka juga melimpah ruah dengan ditunjukkan hasil tangkapan laut berupa ikan dengan kualitas bagus. Hal ini, lanjut dia, berbeda dengan ikan yang diperoleh di perairan Surabaya yang kualitasnya kalah jauh dengan Sikka.
"Kalau kerja sama terjadi, maka yang ikut kerja sama tidak hanya Pemkab Sikka, tapi juga seluruh pemkab di NTT lainnya," ucap dia.
Berita Terkait
-
Rudi Kusyanto, Pria Surabaya Pembunuh Adik Kandungnya Sendiri Dibekuk di Lamongan Setelah 5 Hari Kabur
-
Diimbangi Persita Tangerang, Striker Persebaya: Kami Melawan Tim Bagus Saat Bertahan dan Menumpuk di Belakang..
-
Ditahan Seri, Asisten Pelatih Persebaya Puji Habis Kiper Persita Rendy Oscario
-
Hasil BRI Liga 1: Ditahan Seri Persita, Persebaya Gagal Mendekat ke Puncak Klasemen
-
Link Live Streaming BRI Liga 1: Persita Tangerang vs Persebaya Surabaya
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Pertamax Naik, Ojol: Saya Dari Awal Pakai Pertalite
-
Pegadaian Gelar LEXIS 2026 untuk Hadapi Transformasi Hukum Pidana Nasional
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion