Suara.com - Badan Usaha Milik Negara di bidang pertambangan, PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) catatkan laba bersih Rp 1,86 triliun sepanjang tahun 2021.
Pencapaian ini cukup baik, dibandingkan dengan periode yang sama pada 2020 yang 'hanya' mencatat laba Rp 1,15 triliun. Capaian ini didukung kenaikan penjualan dan efisiensi pada beban pokok penjualan.
"Laba usaha tercatat Rp 2,74 triliun, naik 35% dari tahun 2020 sebesar Rp 2,03 triliun," kata Sekretaris Perusahaan PT Aneka Tambang Tbk, Yulan Kustiyani.
Ia juga menyampaikan, ANTM membukukan penjualan Rp 38,44 triliun, tumbuh 40% dibandingkan tahun 2020 sebesar Rp 27,37 triliun.
Capaian ini, ujar dia, berkat inovasi produksi serta penjualan yang berfokus pada nilai tambah hingga pengelolaan biaya yang tepat dan efisien.
"ANTM mampu berkesinambungan produksi dan masih optimal melakukan penjualan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan di saat pandemi COVID-19," kata dia..
Bersamaan dengan ini, Capaian Earnings Before Interest Taxes, Depreciation and Amortization (EBITDA) sebesar Rp 5,71 triliun, tumbuh 79% dari periode 2020 sebesar Rp 3,19 triliun. Laba kotor Rp 6,36 triliun, tumbuh 42% dari tahun 2020.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok