Suara.com - Iwan Dento (42), aktivis lingkungan di Sulawesi Selatan (Sulsel) menerima anugerah Kick Andy Geroes 2022. Penghargaan tersebut diterima Iwan lantaran warga Desa Salenrang, Kabupaten Maros tersebut berhasil menjaga alam Karst Rammang Rammang.
"Kalau bicara Ramang-ramang pertama kita bicara soal kehidupan dan kedua kita bicara soal identitas. Ada peninggalan leluhur kami yang berusia 42000 tahun lalu. Saya mengucapkan terimakasih kepada orang tua saya, Bapak Syahrul Yasin Limpo atas semua dukungan yang diberikan," ujar Iwan, Minggu, (27/3/2022).
Menurut Iwan, peran SYL dalam membangun desa wisata sangat besar. Pasalnya, dukungan tersebut diberikan bukan hanya saat menjadi Menteri, melainkan sudah sejak saat menjadi Gubernur.
Kata Iwan, sejak saat itu, SYL terus memberikan dukungan penuh dan semangat keadilan ekologi demi kelestarian lingkungan dan warisan alam yang bisa dinikmati masyarakat luas. Kini, Ramang-ramang menjadi salah satu Wajah pariwisata Indonesia.
"Awal lahirnya Rammang-rammang adalah festival pulmon tahun 2015 lalu yang dibuat oleh Pak SYL waktu jadi gubernur. Festival itu juga yang kemudian menjadi tolak ukur desa wisata sampai hari ini," katanya.
Saat ini, Iwan bersama komunitas jaringannya sedang memperjuangkan Karst Rammang-rammang agar bisa masuk dalam golongan UNESCO Global Geopark sebagai upaya perlindungan makaimum warisan masa depan.
"Sekali lagi terima kasih banyak bagi kami menjaga karat itu menjaga kehidupan, juga menjaga identitas," katanya.
Sebagai informasi, Kick Andy Heroes ini dihadiri langsung Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo; Menteri KLHK SitSiti, Nurbaya Bakar; Menteri BUMN, Erick Thohir dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Juga turut hadir diantaranya juri utama Kick Andy Yeni Wahid.
Baca Juga: Meski Dibayangi Pandemi Covid-19, BRI Berhasil Catatkan Laba Bersih Sebesar Rp32,22 Triliun
Berita Terkait
-
Persawahan di Banyuwangi Terendam Banjir, Mentan SYL Imbau Petani Ikut Asuransi
-
Heri, Pemilik Rajendra Farm Ajak Generasi Muda Beternak Modern
-
Pengusaha Sebut Alsintan Kementan Gunakan Komponen Dalam Negeri
-
Songsong IKN Nusantara, Kementan Kembangkan Food Estate di Benuo Taka
-
PNM Raih Penghargaan Social Media Terbaik dalam Ajang PRIA 2022
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
BPKH Diminta Tak Jadi 'Kasir' Kementerian, DPR Dorong Dana Haji Dikelola Lebih Mandiri
-
Bulog Tegaskan Komitmen Dukung Swasembada Pangan Berkelanjutan di Puncak Penas XVII 2026
-
Delapan Dekade Bertransformasi, BNI Memperluas Dampak Lewat Inovasi dan Digitalisasi
-
Pasar Aplikasi Rp 2.700 Triliun Diburu TikTok
-
DPR Apresiasi Dian Siswarini karena Dividen PT Telkom Jadi yang Tertinggi
-
Komisi Ojol Turun Jadi 8 Persen, Suara Pengguna: Tarif Jangan Naik!
-
Siap-siap IPO, BEI Anggap RANS Entertainment Lolos dari Free Float
-
PLTU Pelabuhan Ratu Terus Gunakan Co-firing Biomassa dari Sorgum
-
Influencer Tak Bisa Lagi Asal Kasih Saran Saham dan Kripto, Begini Ketentuannya
-
Dian Siswarini Dipuji DPR, Telkom Kantongi Pendapatan Rp146,7 Triliun