Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan hari ini melanjutkan tren penguatan, dimana IHSG berhasil naik ke posisi 7.037 setelah ditutup diposisi 7.011 pada perdagangan kemarin.
Melansir data RTI, Rabu (30/3/2022), IHSG diawal pra perdagangan dibuka naik ke posisi 7.037 dengan menguat 0,36 persen atau bertambah 25 basis poin
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga posisi 7.040 atau telah menguat 0,41 persen
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka ikutan menguat pada awal perdagangan indeks ini naik 6,1 basis poin atau menguat 0,60 persen sehingga indeks ini tembus ke posisi 1.025.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 32 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp95 miliar dengan volume transaksi mencapai 3,3 ribu kali.
Sebanyak 212 saham menguat, 49 saham melemah dan 225 saham belum ditransaksikan.
CEO Indosurya Bersinar Sekuritas William Surya Wijaya melihat IHSG berpotensi menguat terbatas, dipengaruhi oleh minim sentimen dalam negeri dan berakhirnya kuartal pertama 2022.
"Risiko terjadinya koreksi wajar masih perlu diwaspadai," kata William dalam analisanya.
Dia bilang masih minimnya sentimen menjelang berakhirnya kuartal pertama 2022 turut memberikan pengaruh terhadap pola gerak IHSG.
Baca Juga: Selasa Sore IHSG Ditutup Melemah ke Level 7.011
"Sehingga rentang konsolidasi terlihat belum akan ditinggalkan oleh IHSG," kata William.
Ia memprediksi IHSG bergerak di rentang support 6.931 dan resistance 7.067. Ia juga merekomendasikan sejumlah saham, yakni UNVR, BMRI, CTRA, ICBP, JSMR, LSIP, dan ASRI.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
4 Anggota TNI Penyiram Air Keras ke Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun, Jaksa Sebut Aksi Balas Dendam
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
-
Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
-
KPK Gelar OTT di Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Jadi Operasi Ke-11 Sepanjang 2026
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
Terkini
-
Di tengah Ambruknya IHSG, Saham-saham Ini Layak Dilirik Karena Diburu Asing
-
BPS Ramal Produksi Padi dan Beras Nasional Turun 3 Bulan ke Depan
-
Transaksi Komoditas Berbasis Sawit Meledak 267%, Nilainya Tembus Rp3,83 Triliun dalam Sepekan
-
IHSG Bisa ke Level 5.700 Jika Terus Melemah Hari Ini
-
Eks Kepala BGN Diperiksa Kejagung, Punya Tunjangan Fantastis dan Fasilitas Setingkat Menteri
-
Sederet Penyebab IHSG Ambruk Hingga 5 Persen
-
Harga Minyak Dunia Melonjak saat Rupiah Cetak Rekor Terburuk Sepanjang Sejarah
-
Dana IPO Mulai Terserap, Merdeka Gold Pacu Produksi Tambang Emas Pani
-
BTN Percepat Transformasi Ecosystem Banking untuk Dorong Pertumbuhan CASA dan Pendapatan Transaksi
-
IHSG Ambruk 4 Persen, Bank Mulai Jual Dolar Rp18.000