Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan pada penutupan perdagangan sore ini harus berakhir dalam zona pelemahan.
Mengutip data RTI, Selasa (29/3/2022) IHSG berakhir melemah di zona merah pada posisi 7.011 dengan melemah 0,53 persen atau turun 37 basis poin.
IHSG bergerak variatif dari batas bawah di level 7.007 hingga batas atas pada level 7.072 setelah dibuka pada level 7.052.
Investor melakukan transaksi senilai Rp12,2 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp10,5 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp3,3 triliun dan aksi jual sebesar Rp2,3 triliun. Sehingga investor asing tercatat beli bersih (net buy) sebesar Rp1,1 triliun.
Sebanyak 228 saham berhasil menguat, sementara 289 saham melemah dan 167 saham mengalami stagnasi.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham YPAS yang naik 175 point atau menguat 24,82 persen ke level 880. ESTA menguat 24,64 persen atau bertambah 70 point ke level 354.
Selanjutnya saham PGUN menguat 22,85 persen atau naik 160 point ke level 860. ESIP menguat 17,82 persen atau naik 18 point ke level 119. SBMA yang naik 27 point atau menguat 16,36 persen ke level 192.
Sedangkan saham-saham yang tergolong top losser antara lain; AMAR 30 point atau melemah 7,97 persen ke level 400. NICK melemah 6,97 persen atau koreksi 45 point ke level 600. SGER terkoreksi 145 point atau melemah 6,93 persen ke level 1.945.
Baca Juga: Rp37 Miliar Bantuan Keuangan Pemprov Sulsel Untuk Bandara Arung Palakka dan Bypass Sumpallabbu
FUJI turun 45 point atau melemah 6,92 persen ke level 605. JECC melemah 365 point atau turun 6,91 persen ke level 4.910.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat melemah 0,75 persen ke level 1.019. Sedangkan, JII turun 0,53 persen ke level 586.
Berita Terkait
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Masih di Level 6.100-an
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
IHSG Hari Ini: Analis Sarankan Fokus Saham 'Big Banks' dan Konglomerasi, Kenapa?
-
Dana Asing Hengkang Rp 1,37 T Meski IHSG Menguat, Saham Prajogo Pangestu Jadi Sasaran
-
IHSG Masih Betah di Zona Hijau ke Level 6.195, Besok Berpeluang Lanjut
Terpopuler
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- Akhir Dilema PCX vs Vario: Skutik Baru Honda Hadir Bawa Kamera Dashcam dan Mesin Lebih Buas
Pilihan
-
Kejagung Geledah Kantor BGN, Dilakukan di Tengah Pencopotan Dadan dan Dugaan Jual Beli Titik MBG
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Prabowo Copot Dadan Hindayana, Nanik S Dayang Resmi Jadi Kepala BGN!
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
Terkini
-
Kadin Wanti-wanti Manajemen DSI, Fase Awal Operasi Sangat Krusial
-
IHSG Bergerak Dua Arah Pagi Ini, Masih di Level 6.100-an
-
Bank Indonesia Optimistis Inflasi Terkendali, Apa Buktinya?
-
Harga Emas Antam Tetap Dibanderol Rp 2.774.000/Gram Hari Ini, Saatnya Beli?
-
Fitch Ratings Proyeksi Profitabilitas ARTO dengan Dukungan Ekosistem GOTO
-
Tinggalkan Perang Bunga, BTN Kini Kejar CASA Lewat Ecosystem Banking
-
Harga Emas di Pegadaian Turun Semua Hari Ini, Cek Daftarnya di Sini!
-
Fitch Afirmasi Peringkat Bank Jago (ARTO) di Level A dengan Outlook Stabil
-
IHSG Diproyeksi Menguat Lagi, Investor Bisa Cermati Saham-saham Ini
-
Ratusan Bank dan Bank Syariah Resmi Merger Massal, Ini Dampaknya!