Sementara itu, Lurah Jatinegara Slamet Sihabudin mengatakan, berterimakasih atas bimbingan dan motivasi dari anggota dewan DKI Jakarta dari Golkar Yudhistira Hermawan. Dimana, warga di kelurahannya mendapatkan manfaat dari pengumpulan minyak jelantah.
"Alhamdulilah, berkat bimbingan Pak Yudhistira Kelurahan Jatinegara Cakung ini menjadi wilayah pengumpul minyak jelantah terbanyak di Jakarta Timur," katanya.
"Inovasi ini dikembangkan untuk mengendalikan pencemaran jelantah, sehingga bisa dikelola dan tidak menimbulkan pencemaran lingkungan," sambungnya.
Tentu saja capaian ini baik mengingat limbah cair di tengah masyarakat bisa dimanfaatkan untuk masyarakat kembali. Bukan hanya itu, kata Slamet, hasil dari pengumpulan minyak jelantah tersebut disalurkan kepada anak yatim dan dhuafa di Kelurahan Jatinegara.
"Hasil minyak jelantah tersebut menjadi Jumat berkah yang dibagikan kepada anak yatim piatu Di Kelurahan Jatinegara," ujarnya.
Diakuinya, selama pandemi dan saat ini minyak goreng mahal, kegiatan pengumpulan minyak jelantah tersendat. Namun, kegiatan tersebut akan terus dilakukan.
"Warga tetap semangat terkait pengumpulan limbah minyak jelantah. Dan kami bangga, karena baru kali ini ketua DPD mengunjungi kelurahan kami," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
- 7 Rekomendasi Parfum Lokal Tahan Lama dengan Wangi Musky
Pilihan
-
Buntut Polemik Suket Pendidikan Gibran, Subhan Palal Juga Gugat Pimpinan DPR-MPR
-
Tok! Eks Sekretaris MA Nurhadi Divonis 5 Tahun Penjara dan Wajib Bayar Uang Pengganti Rp137 Miliar
-
Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi
-
Panglima TNI: Tiga Prajurit yang Gugur di Lebanon Terima Santunan Miliaran dan Pangkat Anumerta
-
Swasta Diimbau Ikut WFH, Tak Ada Sanksi Menanti
Terkini
-
Sambangi Korsel, Bahlil Hasilkan 3 Kerja Sama Strategis di Sektor Energi
-
Tak Asal Tanam, Petani Sawit Mulai 'Melek' Gunakan Metode Ilmiah
-
Sumbang Rp 4,96 T, ITDC Beberkan Efek MotoGP ke Ekonomi RI
-
Menaker: WFH Tidak Boleh Kurangi Gaji dan Tunjangan Karyawan
-
Ekonom Beberkan Solusi Agar APBN Tak Terbebani Subsidi Energi
-
WFH Seminggu Sekali untuk Swasta Tak Harus Setiap Jumat
-
Dorong WFH 1 Hari dalam Sepekan, Menaker Pastikan Hak Pekerja Tak Dipangkas
-
Dana SAL Rp 420 Triliun, Purbaya Buka Opsi Pakai Kas Pemerintah demi Amankan APBN
-
Imbauan WFH 1 Hari Seminggu di Sektor Swasta Dapat Dukungan Pengusaha dan Pekerja
-
Purbaya Proyeksi Defisit APBN 2026 Tembus 2,9% Meski Harga Minyak Terus Naik