Suara.com - Aplikasi penyedia layanan musik, Spotify kini resmi masuk dunia virtual alias metaverse melalui Roblox. Hal ini cukup menarik lantaran kebanyakan perusahaan lain memilih masuk metaverse melalui Decentraland dan The Sandbox.
“Hari ini, kami memperkenalkan Spotify Island, surga suara tempat para penggemar dan artis dari seluruh dunia dapat berkumpul dan menjelajahi negeri ajaib suara, pencarian, dan cinderamata eksklusif,” kata Spotify beberapa saat lalu.
Perusahaan besutan Daniel Ek ini menyebut, pulau virtual itu akan terus dikembangkan untuk menyediakan layanan terkini untuk para penikmat musik seperti K-Park yang dirancang sebagai penghormatan terhadap budaya Kpop.
Dua artis pertama yang aktif di ruang ini adalah Stray Kids dan Sunmi. Merchandise Sunmi di Roblox sudah tersedia, sementara merchandise Stray Kids akan tiba dalam beberapa minggu ke depan.
Peluncuran Roblox datang pada saat musik telah menjadi keunggulan kompetitif yang penting untuk platform online game karena mereka memposisikan diri sebagai titik masuk masa depan untuk terlibat dengan metaverse.
Melansir dari Blockchainmedia.id, Fortnite dianggap sebagai salah satu pendukung tren ini, melalui konser Travis Scott dalam game pada tahun 2020. Hal yang sama juga dilakukan Ariana Grande pada 2021.
Roblox sudah menggelar konser virtual pertama pada 2020 silam yang menampilkan Lil Nas X dan sejumlah artis musik dan disambut baik oleh para pengguna.
Pada 2021 lalu, Roblox kembali menegaskan bisnis mereka dengan membawa lebih banyak artis ke dunia game online usai mengumumkan kerja sama dengan Sony Music. Dengan demikian, artis bisa lebih mudah menjangkau penggemar dan mengahasilkan uang.
Spotify yang memiliki lebih dari 2,2 juta daftar putar terkait game mengakui potensi besar dari lini penggemar musik yang lebih muda dengan peluncuran pengalaman gamenya di Roblox.
Baca Juga: Sinopsis Ready Player One dan Fakta Menarik Film Metaverse yang Seru
Menurut survei Deloitte, dikutip, lebih dari 80 persen orang di AS bermain game, dan gamer Gen Z rata-rata 11 hingga 13 jam per minggu terlibat dengan judul favorit mereka, dilansir dari Techcrunch.
“Kami ingin bertemu dengan generasi gamer berikutnya di mana mereka berada, sambil membuka peluang baru bagi penggemar dan artis untuk terlibat dalam permainan,” kata Alia Calhoun, Kepala Pemasaran Roblox.
Berita Terkait
-
Samsung Akan Luncurkan Metaverse Versinya Sendiri
-
Aplikasi Spotify Stations Akan Ditutup 16 Mei, Kenapa?
-
4 Aplikasi Download Lagu Gratis Selain MP3 Juice, Bebas Unduh MP3 Sesukamu!
-
Respons SE Menpan RB, Kemendagri Gelar Halalbihalal Di Metaverse
-
Operator Seluler Bisa Jadi Titik Awal untuk Masuk ke Metaverse
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
Marak Transaksi Palsu di Tokopedia, Pemerintah Gregetan!
-
Soal Laporan ke KPK, ITDC Klaim Tak Punya Wewenang Atur Dana Relokasi Mandalika
-
Menkeu Purbaya Legalkan Pencucian Uang Lewat Patriot Bond?
-
Investor Asing Masih Asik Jual Saham di RI, BMRI dan DSSA Jadi Incaran
-
Lahan Meikarta Bakal jadi Aset Negara? Maruarar Segera Urus Legalitas
-
Terungkap! Dua PLTU Raksasa di Cilacap Sempat Bermasalah, Jadi Pemicu Pemadaman Bergilir di Jawa
-
Listrik Pulau Jawa Gelap Gulita, Siapa yang Bertanggung Jawab?
-
Pupuk Indonesia Tembus Australia, Ekspor Urea 250 Ribu Ton Dikebut hingga Akhir 2026
-
Rupiah Meriang Lagi! Ditutup ke Level Rp17.859 per Dolar AS
-
KOSPI dan IHSG Kompak Anjlok Parah, Pasar Saham Merana