Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada perdagangan akhir pekan ini pada Jumat (13/5/2022).
Mengutip data RTI, IHSG parkir pada posisi 6.597 atau melemah 0,03 persen. Sepanjang hari ini, IHSG bergerak pada rentang 6.509-6.633.
IHSG bergerak dari batas atas di level 6.633 hingga batas bawah pada level 6.509 setelah dibuka pada level 6.586.
Investor melakukan transaksi senilai Rp18,7 triliun. Pada pasar reguler terjadi transaksi senilai Rp16,7 triliun.
Pada sisi investor asing, tercatat melakukan aksi beli sebesar Rp6,1 triliun dan aksi jual sebesar Rp8,4 triliun. Sehingga investor asing tercatat jual bersih (net sell) sebesar Rp2,29 triliun.
Tercatat, 302 saham menguat, 234 saham melemah dan 149 saham bergerak ditempat.
Penurunan indeks dipicu atas berlanjutnya tekanan jugal saham-saham sektor perbankan dan teknologi. Hari ini, saham sektor teknologi terjerembab 3,81 persen dan sektor keuangan turun 0,92 persen.
Sebaliknya penguatan melanda saham sektor energi 2,10 persen. sektor consumer non cyclicals 2,07 persen, serta sektor properti dan real estat 2,2 persen.
Saham-saham yang tergolong top gainer antara lain saham SLIS yang naik 68 point atau menguat 24,28 persen ke level 348. INDX menguat 23,07 persen atau bertambah 60 point ke level 320.
Baca Juga: Terjun Bebas Lagi, IHSG Kamis Sore Anjlok 3,17 Persen ke Posisi 6.599
Selanjutnya saham LTLS menguat 17,27 persen atau naik 190 point ke level 1.290. ESTA menguat 14,63 persen atau naik 90 point ke level 705. PURI yang naik 48 point atau menguat 14,03 persen ke level 390.
Sementara saham-saham yang tergolong top losser antara lain saham BBHI 425 point atau melemah 6,96 persen ke level 5.675. WINR melemah 6,93 persen atau koreksi 12 point ke level 161.
Selanjutnya, saham ARTO terkoreksi 600 point atau melemah 6,85 persen ke level 8.150. SKBM turun 28 point atau melemah 6,82 persen ke level 382. KICI melemah 14 point atau turun 6,79 persen ke level 192.
Di sisi lain, Indeks LQ45 tercatat menguat 0,26 persen ke level 995. Sedangkan, JII naik 0,60 persen ke level 590.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
- PT Blueray Cargo Milik Siapa? Perusahaan Logistik yang Seret Raffi Ahmad dalam Kasus Suap Importasi
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Penjelasan Dugaan Manipulasi Eskpor CPO Grup Salim, Mengapa Maybank Ikut Diperiksa?
-
ILC Adopsi Standar Internasional, Menaker Dorong Keseimbangan Pelindungan dan Inovasi
-
Bank Dunia Singgung 20 Persen Orang Kaya RI, Sebut Tak Tahu Diri
-
Investor Wajib Tahu, Indikator Utama Bisnis FnB Layak Difranchisekan
-
Penjualan Properti Anjlok, Pengembang Andalkan Kawasan Hunian-Komersial Terintegrasi
-
Bank Jakarta Permudah Layanan Warga Bayar Pajak Kendaraan
-
BTN Jakarta International Marathon 2026 Sukses Digelar, 20.500 Pelari Ramaikan Hari Pertama
-
Program JKN Bantu Dede Jalani Operasi Kista Ganglion
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?