Suara.com - Harga emas dunia kembali berkilau pada aktivitas perdagangan akhir pekan lalu dan harga masih ditetapkan untuk kenaikan mingguan pertama sejak pertengahan April karena dolar AS mundur dari level tertinggi.
Mengutip CNBC, Senin (23/5/2022) harga emas telah naik sekitar 1,9 persen minggu ini di pasar spot, emas naik 0,17 persen menjadi USD1.844,82 per ounce. Sementara emas berjangka AS naik 0,12 persen menjadi USD1.843,5.
Dolar AS surut dari posisi tertinggi dua dekade di tengah meningkatnya kekhawatiran atas pertumbuhan ekonomi AS menghidupkan kembali permintaan safe-haven.
"Kekhawatiran resesi sekarang memberi jalan bagi ketakutan pertumbuhan AS, dan yang terakhir membantu emas," kata Stephen Innes, Managing Partner di SPI Asset Management.
Tetapi dia mengatakan jalur kenaikan suku bunga agresif Federal Reserve AS dan pengetatan kuantitatif masih akan menjadi tekanan untuk emas.
Karena emas batangan tidak menghasilkan bunga, itu bisa menjadi kurang menarik bagi investor ketika suku bunga AS jangka pendek dinaikkan.
Namun, ini dilihat sebagai penyimpan nilai yang aman selama masa krisis ekonomi.
Bank sentral AS akan menaikkan suku bunga lebih tinggi pada akhir tahun ini lebih cepat dari yang diantisipasi hanya sebulan yang lalu.
Mencerminkan kenaikan permintaan, SPDR Gold Trust, ETF emas terbesar di dunia, menunjukkan kepemilikannya naik 0,66 persen menjadi 1.056,18 ton pada hari Kamis, menyusul penurunan beruntun baru-baru ini.
Baca Juga: Respon Pelemahan Dolar AS, Harga Emas Dunia dan Perak Melesat
Sementara itu di pasar spot perak tergelincir 0,66 persen menjadi USD21,75 per ounce, tetapi telah naik sekitar 3,5 persen minggu ini.
Sedangkan platinum turun 1 menjadi USD952,75, dan paladium turun 2,43 persen menjadi USD1.958,2.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Lampaui Tahun Lalu, INABUYER 2026 Catat Potensi Transaksi Rp2,2 Triliun
-
Wall Street Justru Merosot Meski Adanya Harapan Perang AS-Iran Damai
-
AS Ganggu Gencatan Senjata dengan Iran, Harga Minyak Balik ke Level US$100
-
15 Juta Penduduk Usia Produktif Belum Punya Rekening Bank
-
Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini: Antam Naik, UBS Justru Turun!
-
Menebak IHSG di Tengah Silang Sengkarut Geopolitik Global dan Rekor Bursa Asia
-
Harga Minyak Turun di Bawah 100 Dolar Imbas Perkembangan 'Positif' Nego Perang Iran
-
Krisis Global? Tabungan Orang Kaya Semakin Gemuk
-
Lebih Rentan Meledak, Distribusi CNG Lebih Baik Lewat Jargas
-
Pertamina Jajaki SLB sebagai Mitra Teknologi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional