“Udah dua kali trip dengan Komodo Luxury, tidak pernah mengecewakan. Guide informatif, Kru sangat melayani, Makanan enak. Kapalnya nyaman dan aman buat bawa anak- anak. Tripnya juga ada pilihan leisure jadi cocok untuk keluarga,” ungkap Baim Wong ditemani istri kesayangannya Paula Verhoeven.
Artis cantik Wulan Guritno juga mengungkapkan pengalamannya dijemput dari bandara oleh tim KomodoLuxury.
“Liburan saya jadi sangat menyenangkan. Mulai dari penjemputan dibandara sampai diantar ke bandara lagi, semua terorganisir dengan baik,” cetusnya Wulan Guritno.
Seperti diketahui, Pulau-pulau Labuan Bajo terhampar di sepanjang Selat Sape yang memisahkan Bajo yang ada di Pulau Flores dengan Sumbawa. Rinca, Padar, dan Komodo adalah tiga pulau utama yang wajib dikunjungi apabila sedang berwisata ke Labuan Bajo.
Tentu saja, tidak hanya berlayar mengitari satu pulau ke pulau lainnya, wisata air seperti snorkeling atau menyelam juga jadi menu liburan dengan phinisi tergantung fasilitas yang ditawarkan. Misalnya saja ada yang menawarkan berenang di antara ikan-ikan pari yang banyak berkumpul di Manta Point.
Sementara bagi yang tidak terlalu suka kegiatan air, bisa menikmati trekking di pulau-pulau sekitar Labuan Bajo seperti di Pulau Padar atau Pulau Komodo. Bahkan, ada juga yang menawarkan dua-duanya.
Walau fasilitas yang ditawarkan berbeda-beda tergantung tingkat kemewahan kapal, pada umumnya kapal phinisi yang ditawarkan untuk wisata di Labuan Bajo sudah cukup nyaman.
Biasanya awak kapalnya terdiri dari nahkoda, tour guide, tukang masak, dan beberapa ABK lainnya. Fasilitas minimalnya adalah kabin untuk tidur ber-AC, kamar mandi, makan di atas kapal.
Wisatawan bisa makan malam di atas kapal sambil melihat kanan, kiri, depan, dan belakang laut biru nan jernih serta gugusan pulau cantik akan memanjakan mata Sobat Pesona. Bukan tidak mungkin, pemandangan kapal-kapal phinisi lainnya yang berhenti di tengah laut juga ikut menambah indah panorama.
Pemandangan yang disuguhkan biasanya berupa laut dan pemandangan pulau-pulau berbukit di sekitar Labuan Bajo. Yang menarik, kepulauan di sekitar Labuan Bajo punya dua warna kontras yang sama-sama indah.
Pada musim kemarau biasanya pulau-pulau dan bukit tersebut nampak menguning diterpa matahari yang panas, sedangkan pada bulan Mei-Juni, Labuan Bajo baru selesai musim hujan, sehingga pemandangan sekitar pulau akan menghijau.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
FIFA Buka Voting Tim Terbaik Piala Dunia 2026: Argentina Sumbang 5 Pemain, Spanyol?
-
Dari Pameran Kudatuli, Megawati Titip Pesan untuk Generasi Muda Indonesia
-
Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn Wijaya, Polisi Telusuri Perjalanan hingga Kuala Lumpur
-
Bukan Sekedar Catatan Masa Lalu, Peristiwa Kudatuli Merupakan Simbol Perjuangan Lawan Ketidakadilan
-
Usut Aliran Rp 91 Miliar Suap Bea Cukai, KPK Tetapkan Tersangka Baru
-
Korupsi Disebut Kejahatan HAM, Mengapa Hak Korban Belum Jadi Perhatian?
-
Aksesori Estetik Makin Digemari, Ini Tempat Belanja Lengkap Incaran Reseller hingga Jastiper
-
Salah Setting Aplikasi Navigasi, Pemotor RX-King Nekat Masuk Tol Jagorawi
-
Anggaran Jasa Belanja Tenaga Ahli Banten Tembus Rp55,47 Miliar, Kepala BPKAD Mengaku Kaget
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan