Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno mengunjungi Desa Wisata Kampung Warna-warni, Tigarihit, Simalungun, Sumatra Utara.
Saat melihat pameran kuliner Sandiaga bertemu dengan Lenny Boru Gultom (37), pembuat kue dolung-dolung. Dalam kesempatan itu Lenny menunjukkan ke Sandiaga cara pembuatan kue dolung-dolung dengan cara tradisional.
"Rasanya manis dan kenyal, enak banget kalau dijadikan teman minum kopi," ujar Sandiaga usai menyicipi kue dolung-dolung.
Lenny mengungkapkan, ia membuat kue dolung-dolung ini sudah turun-temurun dan menjadi sumber penghasilan utama. Saat ini Lenny masih bertahan dengan satu alat tumbuk tua untuk membuat kue dolung-dolung, menurutnya penggunaan mesin untuk menumbuk dapat mengubah cita rasa khas kue dolung-dolung.
Mendengar hal itu Sandiaga mengapresiasi kemauan Lenny untuk mempertahankan cara tradisional. Sandiaga juga memberikan bantuan kepada Lenny sebuah alat tumbuk baru agar Lenny bisa meningkatkan penjualan kuenya.
"Salah satu kendala adalah alat untuk penumbuk, saya langsung pesankan dari Medan alat penumbuk yang lebih besar, tahan cuaca dan bisa tahan lama," kata Sandiaga.
Lenny yang mendapat bantuan dari Sandiaga langsung memeluk Sandiaga sambik menangis. Ia mengatakan ini pertama kali ia bertemu langsung sosok Mas Menteri.
"Terima kasih Pak Sandi, semoga sehat selalu dan segala keinginan bapak dapat terwujud," ujar Lenny.
Adapun kunjungan Sandiaga di Desa Wisata Kampung Warna-warni, Tigarihit, Simalungun, Sumatra Utara ini terkait program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022. Desa Warna-warni Tigarihit masuk sebagai 50 besar desa wisata terbaik tahun ini.
Baca Juga: Apresiasi Citayam Fashion Week, Menparekraf Sandiaga Uno Mau Kasih Beasiswa Remaja SCBD
Desa Wisata Warna-warni Tigarihit terletak tepat di pinggir Danau Toba, dari desa ini pengunjung dapat menikmati pesona alam Danau Toba, ornamen warna-warni bangunan hingga wahana air.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
Terkini
-
Aksi Copet di Tengah Zikir Monas: iPhone 13 Wartawan dan Dompet Jemaah Lenyap
-
Danantara Akui Banyak Masalah Luar Biasa Besar di BUMN, Janji Bereskan Utang Kereta Cepat
-
Satu Tahun Sekolah Rakyat, Ratusan Siswa Torehkan Prestasi
-
Taruna Bhakti Sekolah Rakyat Resmi Dimulai, Gus Ipul: Jadi Fondasi Bentuk Karakter Siswa
-
Apa Arti Kota Global Jika Betawi Kehilangan Akar? FBR Tagih Pergub Lembaga Adat ke Pramono
-
Danantara: Seluruh BUMN Properti Dalam Kondisi Tidak Baik, Akan Dikonsolidasikan
-
Kesukseskan Pemberantasan Judol Tak Hanya dari Turunnya Nominal Transaksi
-
Dukung Program Prioritas Presiden, Mendagri Tito Groundbreaking Sekolah Rakyat Kabupaten Biak Numfor
-
Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan 1 hingga 31 Agustus 2026 di Riau
-
Aston Villa Bungkam Indonesia All Stars 3-1 di GBK, Arkhan Kaka Cetak Gol Penghibur