Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pekan kedua dibulan Agustus 2022 dibuka naik ke level 7.134 setelah pada perdagangan akhir pekan kemarin ditutup pada level 7.129.
Mengutip data RTI, Senin (15/8/2022), IHSG dibuka naik 5,3 basis poin atau menguat 0,07 persen ke posisi 7.134.
Setelah dibuka tepat pukul 09:00 Wib, laju IHSG terus merangkak naik hingga level 7.146 atau telah menguat sebesar 0,24 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat pada awal perdagangan indeks ini naik 1,0 basis poin atau terapresiasi 0,11 persen menuju level 1.013.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 368 miliar lembar saham dengan nilai mencapai Rp142 miliar dan volume transaksi mencapai 22 ribu kali.
Sebanyak 206 saham menguat, 71 saham melemah dan 247 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengawali pertengahan bulan kedelapan tahun 2022 menjelang hari kemerdekaan RI, IHSG masih menunjukkan capital inflow secara year to date yang tercatat di atas Rp50 triliun.
"Hal ini menunjukkan minat investor yang masih cukup besar terhadap pertumbuhan pasar modal Indonesia," kata William dalam analisanya.
Di sisi lain perkembangan kinerja emiten yang didorong oleh perbaikan perekonomian tercermin dari rilis data perekonomian yang stabil dapat turut mendongkrak kenaikan IHSG.
Baca Juga: Akhir Pekan, IHSG Ditutup Melorot ke Level 7.129
Dirinya memperkirakan hari ini IHSG berpotensi menguat dalam rentang 7.002-7.223. Rekomendasi saham pilihannya adalah ASRI, PWON, BBCA, UNVR, KLBF, TBIG, HMSP, GGRM, ASII.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
- 5 Smart TV 43 Inci Full HD Paling Murah, Watt Rendah Nyaman Buat Nonton
- Adu Tajam! Persija Punya Mauro Zijlstra, Persib Ada Sergio Castel, Siapa Bomber Haus Gol?
Pilihan
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Diduga Nikah Lagi Padahal Masih Bersuami, Kakak Ipar Nakula Sadewa Dipolisikan
-
Lebih dari 150 Ribu Warga Jogja Dinonaktifkan dari PBI JK, Warga Kaget dan Bingung Nasib Pengobatan
Terkini
-
Siapkan Alat Berat, Kementerian PU Bantu Tangani Jalan Provinsi di Gayo Lues
-
Kementerian PU Uji Coba Pengaliran Air di Daerah Irigasi Jambo Aye
-
Holding Mitra Mikro Perluas Inklusi Keuangan Lewat 430 Ribu Agen BRILink Mekaar
-
IHSG dan Rupiah Rontok Gara-gara Moody's, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
Purbaya Rotasi Pegawai Pajak usai OTT KPK, Kali Ketiga dalam Sebulan
-
Mendag Ungkap Harga CPO Hingga Batu Bara Anjlok di 2025
-
Meski Transaksi Digital Masif, BCA Tetap Gas Tambah Kantor Cabang
-
Belanja di Korsel Masih Bisa Bayar Pakai QRIS Hingga April 2026
-
Transaksi Digital Melesat, BCA Perketat Sistem Anti-Penipuan
-
BRI Perkuat CSR Lewat Aksi Bersih-Bersih Pantai Dukung Gerakan Indonesia ASRI