Suara.com - Komunitas Nelayan pesisir di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mendeklarasikan dukungan untuk Ganjar Pranowo menjadi Presiden Indonesia pada 2024.
Mereka menilai, Ganjar Pranowo sebagai sosok yang peduli kepada nelayan. Hal itu telah dibuktikan dengan berbagai program Ganjar untuk nelayan di Jawa Tengah (Jateng). Ada dua program unggulan untuk nelayan yang diapresiasi yaitu asurasi nelayan (Asnel) dan subsidi BBM bagi nelayan.
"Komunitas nelayan pesisir Kabupaten Gowa mendukung Bapak Ganjar menjadi presiden 2024. Bapak Ganjar sudah sukses dengan program-program beliau terutama untuk para nelayan," kata Koordinator Komunitas Nelayan Wilayah Kabupaten Gowa, Angga (34), usai deklarasi di Desa Taeng, Kecamatan Pallangga, Gowa, Sulawesi Selatan.
Menurut Angga, Ganjar Pranowo merupakan pemimpin dengan pengalaman yang relatif lengkap, baik di legislatif sebagai anggota DPR, maupun di eksekutif sebagai gubernur Jateng dua periode. Ganjar dinilai sebagai sosok yang humanis, berprestasi, cerdas, dan bisa merangkul semua kalangan.
Angga berharap, program Ganjar bagi nelayan bisa diterapkan dalam skala nasional.
"Pak Ganjar itu orangnya terbuka untuk semua kalangan dan peduli pada nelayan. Terbukti, program beliau di Jateng yaitu asuransi untuk nelayan dan subsidi solar untuk nelayan," ujar Angga.
Dalam rangkaian deklarasi dukungan untuk Ganjar, Komunitas Nelayan menggelar pelatihan keselamatan melaut untuk para nelayan. Kegiatan ini untuk meminimalisir adanya kecelakaan kerja saat nelayan melaut.
Pelatihan singkat itu diantaranya memberitahu waktu yang tepat untuk melaut. Nelayan dilatih untuk bisa memantau cuaca, navigasi, arah angin lewat berbagai aplikasi yang telah disediakan pemerintah.
Komunitas Nelayan yang hadir dalam deklarasi sebanyak 100 orang, perwakilan nelayan yang ada di Gowa. Mereka juga memberikan 100 paket sembako bagi nelayan yang hadir.
Baca Juga: Jateng Segera Kucurkan BLT Untuk Petani Imbas Kenaikan BBM, Segini Nilai Insentifnya
"Kami akan terus memberikan edukasi dan bantuan bagi nelayan, serta menggalang dukungan nelayan untuk menjadikan Ganjar Presiden 2024," ujar Angga.
Sebagai informasi, program asurasi nelayan (Asnel) yang digencarkan Ganjar Pranowo di Jateng mampu memberikan rasa aman bagi nelayan melalui proteksi asuransi. Tercatat, sejak pengguliran program Asnel Jateng dan Bantuan Premi Asuransi Nelayan (BPAN) Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) sejak 2016- 2022, total 151.457 orang nelayan kecil terproteksi suransi.
Terbaru, Ganjar menyiapkan sejumlah program bantuan untuk meringankan beban masyarakat akibat penyesuaian harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Ganjar menyiapkan anggaran Rp 60 miliar untuk disalurkan kepada mereka yang berhak mendapatkan, termasuk untuk para nelayan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Rekomendasi Sepatu Jalan Kaki dengan Sol Karet Anti Slip Terbaik, Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas di Bawah 60 Juta, Pilihan Terbaik per Januari 2026
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
Pilihan
-
Sita Si Buruh Belia: Upah Minim dan Harapan yang Dijahit Perlahan
-
Investor Besar Tak Ada Jaminan, Pinjol Milik Grup Astra Resmi Gulung Tikar
-
5 HP Infinix Memori 256 GB Paling Murah untuk Gaming Lancar dan Simpan Foto Lega
-
John Herdman Teratas Soal Pelatih ASEAN dengan Bayaran Tertinggi
-
Coca-Cola Umumkan PHK Karyawan
Terkini
-
Saham RMKE Meroket 1.000%, Siap Cetak Laba Rp800 Miliar di Tengah Larangan Truk Batu Bara
-
Emas Antam Bangkit, Harga Hari Ini Capai Rp 2.577.000 per Gram
-
Dolar AS Ganas, Rupiah Terus Merosot ke Level Rp16.832
-
Tokoh Transparansi Internasional Pantau Kasus Pengadaan Chromebook
-
IHSG Masih Menguat di Jumat Pagi, Tapi Rawan Anjlok
-
Jumlah Aset Masih Kurang, Spin Off Maybank Syariah Ditargetkan Tahun 2027
-
Banyak Peretas, OJK Perketat Aturan Keamanan Digital di BPR
-
Instran Minta Pemerintah Tak Hanya Hitung Untung-Rugi dari Pengembangan Transportasi Umum
-
Miris! 30 Persen Gaji Masyarakat untuk Bayar Ongkos Transportasi
-
Soal Kenaikan DMO, Bahlil: Kebutuhan Dalam Negeri Harus Dipenuhi Dulu