Selanjutnya, mata acara Ketiga adalah IBF Book Launch 2022. Pada hari terakhir acara Conference akan dirilis buku yang berisi strategi serta best practices sejumlah kolaborasi di Indonesia yang telah dikurasi dan memenuhi syarat sukses kolaborasi antar-brand.
“Ini adalah buku pertama di Indonesia yang komprehensif membahas kolaborasi yang dilakukan brand untuk memenangkan pasar,” ungkap Yuswohady.
Selain case study para pemenang IBF Awarding 2022, dalam buku ini juga dipaparkan sejumlah kolaborasi lain seperti Aerostreet yang berkolaborasi dengan banyak merek, Sasa x Dear Me Beauty, dan banyak lagi.
“Total ada 30 kolaborasi yang dikupas dalam buku,” Yuswohady mengimbuhi.
Sebagai acara keempat yang tak kalah prestisiusnya dan menjadi ciri ajang IBF adalah Penganugerahan IBF Lifetime Achievement 2022 yang kali ini diberikan kepada Irwan Hidayat, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Tbk. Dasar pertimbangannya adalah: dalam 3-4 dekade terakhir, Irwan Hidayat telah menjadi sosok yang lekat dengan brand building yang mengangkat merek-merek lokal – dalam hal ini terutama produk-produk jamu Sido Muncul seperti Tolak Angin, Kuku Bima, STMJ – ke panggung terhormat, menjadi merek pilihan di dunia bisnis, yang bukan hanya diterima konsumen nasional, tapi juga diekspor ke mancanegara.
“Kemampuan beliau untuk memanfaatkan momentum dalam mem-branding-kan produk-produk Sido Muncul sehingga memiliki brand equity yang kuat di pasar, merupakan sesuatu yang patut mendapat apresiasi. Terlebih, hal tersebut dilakukan secara konsisten dan dikomunikasikan secara kreatif,” Yuswohady menjelaskan.
Pada akhirnya, lewat rangkaian acara ini, Yuswohady berharap brand-brand Indonesia bisa terus menampilkan kinerja yang baik sehingga mampu tumbuh berkesinambungan. Bahkan tidak hanya bisa berjaya di pasar lokal, melainkan juga di pasar global.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
IHSG Ambrol Nyaris ke Level 5.900, TPIA Jadi Beban
-
Status TMS PPPK Bisa Jadi MS: Ini Cara Sanggah dan Contoh Kalimat Resminya
-
Lolos Administrasi PPPK Kemensos? Ini Panduan Lengkap Persiapan Tes CAT
-
DSI Berpotensi Gerus Laba Emiten, Bisnis AALI hingga ITMG Bisa Lesu
-
Ungkap Alasan Gaji Guru 'Tidak Layak', Prabowo: Tidak Ada Uangnya
-
Gaji di Bawah Rp8 Juta Kini Tergolong Miskin Baru, Warga UMK Harus Bersaing untuk Rumah Subsidi
-
Purbaya Bantah Patriot Bond Mirip Tax Amnesty, Minta Investor Segera Beli
-
Harga Emas dan Perak Terperosok, Ada Apa dengan Pasar Global?
-
Berhasil Kantongi Utang Rp301 T dari China, Purbaya Langsung Dapat Gelar Profesor!
-
Pengusaha Jasa Kurir Janji Ikut Tekan Biaya Logistik Nasional yang Masih Tinggi