Suara.com - Sebagai mitra strategis pemerintah, Kamar Dagang dan Industri Indonesia berperan mendorong percepatan pemulihan perekonomian nasional yang terdampak pandemi Covid-19.
Ketua Umum Kadin Indonesia Arsjad Rasjid mengatakan Kadin membantu membangun dunia usaha bersama pemerintah untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
"Kadin Indonesia juga terus memberikan pembinaan kepada UMKM daerah agar dapat berkembang dan bersinergi dengan pemerintah dalam persiapan menyongsong Ibu Kota Nusantara," kata Arsjad dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (25/6/2022).
Arsjad mengatakan Kadin Indonesia menjalankan empat pilar utama dalam membantu pemerintah.
Empat pilar itu adalah pemulihan kesehatan dan pengembangan industri kesehatan nasional, peningkatan ekonomi daerah dan nasional, peningkatan kewirausahaan, serta penguatan internal organisasi dan regulasi.
“Meski dunia saat ini sedang dilanda banyak sekali tantangan-tantangan global, namun dengan adanya empat pilar ini, Kadin Indonesia berhasil untuk tetap mencetak banyak pencapaian terutama untuk meningkatkan perekonomian Indonesia,” ucap Arsjad.
Arsjad menambahkan banyak sekali program dan capaian yang diciptakan oleh Kadin Indonesia yang berlandaskan pada empat pilar tersebut. Contohnya seperti program vaksinasi gotong royong dan program rumah oksigen gotong royong yang berlandaskan pada pilar penguatan kesehatan.
Kemudian, program pengungkapan sukarela, net zero hub, dan kemitraan closed-loop yang berlandaskan pada pilar penguatan ekonomi nasional dan daerah. Lalu program wirausaha dan pokja vokasi Kadin Indonesia yang berlandaskan pilar pengembangan kewirausahaan dan kompetensi.
Tak hanya itu, salah satu capaian terbesar Kadin Indonesia adalah sempurnanya AD/ART Kadin Indonesia yang berlandaskan pada pilar penguatan internal organisasi Kadin Indonesia. Dimana hasil AD/ART yang sudah disempurnakan kemudian disahkan menjadi Keppres sehingga menekankan bahwa hanya ada satu Kadin di Indonesia sebagai satu-satunya payung organisasi dunia usaha di Indonesia.
Baca Juga: Pj Gubernur DKI Diharapkan Bisa Selesaikan Sederet PR Anies di Jakarta
“Salah satu kado terindah dalam perayaan HUT Kadin Indonesia ke-54 adalah disahkannya Keputusan Presiden No. 18 Tahun 2022 tentang penyempurnaan AD/ART Kadin Indonesia hasil Munassus Kadin Indonesia 2022. Dengan disahkannya Keppres ini menekankan bahwa hanya ada satu Kadin di Indonesia sebagai satu-satunya payung organisasi dunia usaha di Indonesia,” ucap Arsjad.
Arsjad juga mengatakan sebagai mitra strategis pemerintah, Kadin Indonesia terus mendukung langkah upaya pemulihan ekonomi nasional, tetapi juga berani menyampaikan kritik konstruktif jika kebijakan pemerintah dinilai keliru dan inkonsisten.
“Kami akan terus membantu pemerintah mendorong pembangunan ekonomi nasional dan daerah untuk mewujudkan Indonesia Emas di tahun 2045 mendatang, dimana Indonesia dapat menjadi negara dengan kekuatan ekonomi terbesar ke-5 di dunia. Maka dari itu, penyempurnaan AD/ART yang kami lakukan bulan Juni lalu akan mengokohkan posisi Kadin Indonesia," kata dia.
Berita Terkait
-
Kadin Wanti-wanti Manajemen DSI, Fase Awal Operasi Sangat Krusial
-
Surat Kadin China ke Prabowo Jadi Alarm Keras, DPR Bongkar Banyaknya Biaya Siluman Investasi RI
-
Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Prabowo: Yang Pusing Pengusaha!
-
Kadin China Protes Kenaikan Pajak RI, Purbaya: Kami Mementingkan Kepentingan Negara Kita
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
Terkini
-
CBDK Cetak Laba Melonjak 317 Persen
-
Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
-
IHSG Melonjak 7,38% Sepekan, Asing Jual Bersih Sentuh Rp67 T Sepanjang Tahun
-
Dilema Pertamina Naikkan Harga Pertamax, Ekonom: Kalau Ditahan Terus Bisa Gerus Keuangan Negara
-
Inovasi Karyawan Petrokimia Gresik Hasilkan Nilai Rp154 Miliar
-
Layanan Kereta Indonesia Disebut Sudah Setara Global
-
Sepanjang Tahun 2025, Pertamina EP Cepu Torehkan Kinerja Moncer
-
Laba Naik Saat Industri Media Berat, Emiten DIGI Bongkar Strategi Rahasianya
-
Aura Research Jadi Senjata Baru DIGI, Andalkan AI untuk Riset hingga Advokasi Bisnis
-
Pegadaian dan KSEI Perkuat Ekosistem Emas Melalui Investasi ETF Emas