Suara.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada awal pembukaan pra perdagangan pagi ini berhasil rebound dengan dibuka naik ke level 7.096.
Mengutip data RTI, Kamis (29/9/2022) IHSG dibuka bertambah 19,5 basis poin atau menguat 0,28 persen ke level 7.096 dibandingkan pada penutupan perdagangan kemarin di level 7.077.
Setelah dibuka tepat pukul 09:04 Wib laju IHSG terus merangkak naik hingga posisi 7.123 atau telah mengalami penguatan sebesar 0,66 persen.
Sementara itu indeks LQ45 juga dibuka menguat, pada awal perdagangan indeks ini naik 7,4 basis poin atau terapresiasi sebesar 0,73 persen ke level 1.020.
Pada level tersebut IHSG telah ditransaksikan sebanyak 404 juta lembar saham dengan nilai mencapai Rp244 miliar dengan volume transaksi mencapai 22 ribu kali.
Sebanyak 220 saham menguat, 67 saham melemah dan 216 saham belum ditransaksikan.
CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas William Surya Wijaya mengatakan pergerakan indeks pada hari ini akan melemah karena minimnya sentimen ekonomi.
Selain itu, pergerakan market global maupun regional juga menambah tekanan bagi pergerakan indeks saham saat ini.
"Masih terjadinya perlambatan ekonomi juga turut membayangi pola gerak IHSG hingga beberapa waktu mendatang. Hari ini IHSG berpotensi melemah," jelas William.
Baca Juga: Rabu Sore, IHSG Terpeleset ke Zona Merah Level 7.070
Dirinya pun memprediksi indeks saham bergerak di rentang support 6.998 dan resistance 7.236. Saham pilihannya adalah BBCA, GGRM, LSIP, BBNI, TLKM, BSDE, dan UNVR.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
Terkini
-
OJK: Bulan Ini Data Kepemilikan Saham di atas 1 Persen Dibuka ke Publik
-
PT Agincourt Resources Digugat Rp 200 Miliar oleh KLH
-
Kemenkeu Akui Inflasi Januari 2026 Naik Akibat Kebijakan Diskon Listrik
-
PMI Manufaktur Indonesia Naik ke 52,6 per Januari 2026, Unggul dari Vietnam
-
OJK Klaim Pertemuan dengan MSCI Berbuah Positif
-
Pandu Sjahrir Ingatkan Investor, Koreksinya IHSG Jadi Momentum Borong Saham
-
Purbaya Diminta Bereskan Piutang Dana BLBI, Berpotensi Rugikan Hak Keuangan Negara
-
BRI Apresiasi Nasabah Lewat Undian dan Kick Off BRI Consumer Expo 2026
-
Harga Emas dan Perak Dunia Turun Berturut-turut, Ini Penyebabnya
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?