Seluruh teori diberikan di dalam kelas, yang dilengkapi dengan layar sentuh 84 inch, serta software khusus pelatihan yang dibuat untuk EFTA oleh Boeing. Setiap kadet akan memiliki akses ke materi pelatihan yang sama melalui gadget mereka sendiri. Layar kelas dan perangkat para kadet semuanya terhubung satu sama lain, menciptakan lingkungan belajar yang interaktif.
Ada 6 simulator yang disediakan EFTA untuk sekitar 300 kadet yang saat ini tengah belajar di sana. Simulator ini merupakan replika pesawat terbang yang dapat digunakan sebelum para kadet ini menerbangkan pesawat sungguhan. Segala kondisi penerbangan, apakah itu siang atau malam, temperatur, cuaca buruk, arah angin, kilat, dan sebagainya, bisa diaplikasikan pada simulator ini. Operator, secara computerized, akan memodifikasi kondisi apapun yang dibutuhkan para kadet untuk dipelajari.
EFTA juga melengkapi fasilitasnya dengan sejumlah armada pesawat dan runway sepanjang 1.800 meter yang didedikasikan hanya untuk para kadet. Ada dua jenis pesawat yang digunakan para kadet untuk berlatih, yaitu Cirrus SR22 G6 dan Fenomena Embraer 100EV.
Fasilitas di EFTA
Selain fasilitas belajar yang canggih, para kadet juga diberi fasilitas tempat tinggal yang sangat nyaman. Ada dua blok yang didedikasikan khusus untuk tempat tinggal kadet, satu untuk lelaki dan satu lagi untuk perempuan. Kadet perempuan sendiri jumlahnya tidak terlalu banyak, hanya sekitar 5% dari total jumlah kadet.
Masing-masing kadet akan menempati satu apartemen studio modern yang dilengkapi dengan ruang tamu/ruang makan yang nyaman, dapur kecil, kamar mandi, tempat tidur double, dan ruang belajar dengan meja. Fasilitasnya meliputi listrik/air, AC, internet nirkabel, dan TV LCD 49 inci. Nyaman banget!
Di waktu senggang, mereka bisa menikmati berbagai jenis olahraga di fasilitas-fasilitas yang disediakan, mulai dari kolam renang, gym, tenis meja, dan lainnya. Selain itu tersedia pula ruang rekreasi yang dilengkapi dengan meja biliar, foosball, video games, dan screen besar untuk menonton film.
Ruang makan dengan kapasitas 250 orang menyediakan sarapan, makan siang, dan makan malam para kadet. Jika mau jajan, ada mini market dan kafe yang bisa didatangi.
Tertarik menjadi kadet di EFTA? Selain memastikan kamu memenuhi syarat-syarat yang telah disebutkan di atas, kamu juga harus menyiapkan biaya pendidikan sebesar USD 181.650 (Rp2,78 miliar). Biaya ini mencakup program pelatihan selama 21 bulan, visa pelajar, akomodasi, seragam, dan makan tiga kali sehari selama periode pelatihan. Namun biaya ini belum termasuk asuransi kesehatan, ya.
Baca Juga: Bertaruh Nyawa di Angkasa, Kisah Tes Pilot Wanita Indonesia Tembus Dominasi Pria
EFTA juga akan mensponsori visa pelajar selama periode pelatihan. Dan nantinya setelah kamu menyelesaikan pelatihan, kamu akan mendapatkan sertifikat ATPL dan Multi Crew Cooperation (MCC) dari EFTA, serta lisensi pilot komersial atau Commercial Pilot License dengan Multi Instrument Rating (CPL/Multi IR) yang disetujui oleh Otoritas Penerbangan Sipil Umum, UEA.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Sosok Pemilik Ryanair, Maskapai yang Viral Jendela Copot saat Pesawat Terbang
-
BEI Jawab Isu Dana Asing Banyak Kabur dari Pasar Modal Gara-gara Pidato Prabowo
-
Danantara Baru Mau Jalankan 26 Proyek Hilirisasi Rp225 Triliun
-
Regulasi Nikotin Berpotensi Goyang Industri Hasil Tembakau, Petani Paling Terdampak
-
Demi Rogoh Dividen EXCL, Emiten Sinarmas DSSA Akuisi Saham Pengendalinya Rp4 Triliun
-
Manajer Kopdes Merah Putih Ini Ungkap Sulit Saingi Indomaret, Pendapatan Kalah dari Warung Madura
-
Daftar Saham 'Paling Untung' saat IHSG Menguat Pada Sesi I Hari Ini
-
BPJS Kesehatan Perluas Akses JKN di Wilayah 3T melalui Viola dan BPJS Keliling
-
Kopdes Merah Putih Melawai Baru Raup Rp78 Ribu dalam 6 Bulan, Pengurus Belum Digaji
-
Prabowo Mau 800 BUMN Ditutup Tahun 2026, Bagaimana Nasib Asetnya?